FAKTOR RISIKO GANGGUAN KOGNITIF PASCA STROKE ISKEMIK

RR RIZQI SAPHIRA NURANI, 101311133207 (2017) FAKTOR RISIKO GANGGUAN KOGNITIF PASCA STROKE ISKEMIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM.172.17 Nur f - Abstrak.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM.172.17 Nur f - Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 29 September 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stroke dapat menyebabkan gangguan kognitif. Gangguan fungsi kognitif merupakan gangguan fungsi luhur otak berupa gangguan orientasi, perhatian, konsentrasi, daya ingat, bahasa serta fungsi intelektual. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis faktor risiko gangguan kognitif pasca stroke iskemik yaitu usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, riwayat hipertensi, paparan asap rokok, kepatuhan minum obat, dan pola tidur pada pasien stroke iskemik di Poli Syarat Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancang bangun kasus kontrol. Responden terdiri dari 38 kasus dan 38 kontrol yang diambil dengan cara accidental sampling. Data diperoleh dari wawancara dengan kuesioner data diri responden, kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE), dan kuesioner Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, riwayat hipertensi, paparan asap rokok, kepatuhan minum obat, dan pola tidur. Analisis data menggunakan OR dengan Epi Info dengan kemaknaan 95% CI. Hasil analisis didapatkan besar risiko gangguan kognitif pasca stroke iskemik adalah usia (OR = 3,43; 95% CI = 1,08<OR<10,89), jenis kelamin (OR = 2,67; 95% CI = 1.05<OR<6,83), tingkat pendidikan (OR = 4,17; 95% CI = 1,60<OR<10,86), riwayat hipertensi (OR = 1,60; 95% CI = 0,62<OR<4,17), paparan asap rokok (OR = 1,24; 95% CI = 0,50<OR<3,04), kepatuhan minum obat (OR = 6,59; 95% CI = 2,23<OR<19,43), dan pola tidur (OR = 8,125; 95% CI = 2,88<OR<22,93). Kesimpulan penelitian adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, kepatuhan minum obat, dan pola tidur memiliki nilai OR yang bermakna. Sedangkan riwayat hipertensi dan paparan asap rokok memiliki OR yang tidak bermakna. Disarankan bagi pasien stroke iskemik untuk mengontrol kepatuhan minum obat dan pola tidur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.172.17 Nur f
Uncontrolled Keywords: Stroke iskemik, gangguan kognitif, faktor risiko, faktor demografik, faktor vaskular
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RR RIZQI SAPHIRA NURANI, 101311133207UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSanti Martini, Dr., dr., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Dec 2017 17:06
Last Modified: 05 Dec 2017 17:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61915
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item