MANAJEMEN RISIKO K3 PADA PEKERJAAN AIRCRAFT PAINT REMOVAL (Studi di PT. Garuda Maintenance Facility AeroAsia Bandar Udara Soekarno-Hatta Cengkareng)

HESTI FISKALISA PURBAYANTI, 101311133192 (2017) MANAJEMEN RISIKO K3 PADA PEKERJAAN AIRCRAFT PAINT REMOVAL (Studi di PT. Garuda Maintenance Facility AeroAsia Bandar Udara Soekarno-Hatta Cengkareng). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM.174.17 Pur m - Abstrak.pdf

Download (99kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM.174.17 Pur m - Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 29 September 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Segala macam aktivitas yang didalamnya melibatkan faktor manusia, mesin, bahan kimia serta melalui beberapa tahap proses kerja memiliki potensi bahaya dan potensi bahaya tersebut berisiko bahaya untuk menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis manajemen risiko pada pekerjaan aircraft paint removal di PT. GMF AeroAsia Bandar Udara Soekarno- Hatta Cengkareng. Penelitian ini merupakan penelitian desktiptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari proses observasi di lapangan dan wawancara kepada PDCA HSE, pekerja aircraft paint removal, serta staff HSE, serta data sekunder yang diperoleh dari perusahaan. Waktu penelitian adalah pada bulan April-Mei 2017. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa tahapan proses kerja aircraft paint removal terdiri dari masking pada area- area yang tidak akan dicat, mengaplikasikan paint stripper, menyemprotkan air panas, membersihkan residu cat, sanding, dan mengaplikasikan bahan anti korosi. Risiko yang berhasil teridentifikasi yaitu sebanyak 20 dengan rincian 15 risiko termasuk katagori tinggi, 4 risiko termasuk katagori sedang, dan 1 risiko termasuk katagori rendah. Perusahaan telah menerapkan pengendalian untuk menurukan risiko- risiko tersebut. Pengendalian yang telah dilakukan oleh perusahaan tersebut masih menghasilkan 11 risiko sisa. Pengendalian yang dilakukan terhadap 11 risiko sisa tersebut masih memerlukan perbaikan. Pengendalian risiko yang diterapkan perusahaan sudah mencakup semua sumber bahaya yang ada, namun beberapa masih menghasilkan risiko sisa sehingga perusahaan perlu memikirkan bentuk pengendalian yang tepat untuk mengurangi risiko yang ada. Risio tersebut khususnya risiko terbentur bagianbagian pesawat yang tajam karena risiko tersebut yang paling sering menimbulkan kejadian kecelakaan kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.174.17 Pur m
Uncontrolled Keywords: Aircraft Paint Removal, Manajemen Risiko
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
HESTI FISKALISA PURBAYANTI, 101311133192UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Martiana, Prof. Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Dec 2017 17:09
Last Modified: 05 Dec 2017 17:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61917
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item