ANALISIS CAPAIAN SUCCES RATE PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS TANAH KALIKEDINDING SURABAYA

ZENI YANTI, 101411123027 (2017) ANALISIS CAPAIAN SUCCES RATE PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS TANAH KALIKEDINDING SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM. 259-17 Yan a - abstrak.pdf

Download (61kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM. 259-17 Yan a - sec.pdf
Restricted to Registered users only until 2 October 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Jawa timur menempati urutan kedua sebagai penyumbang kasus TB Terbanyak setelah Jawa Barat. Kota Surabaya menempati urutan pertama sebagi penyumbang kasus TB Terbanyak di Jawa timur. Capaian Indikator Success Rate Kota Surabaya pada tahun 2015 hanya 79, 21% sedangkan target nasional adalah ≥85%. Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya merupakan satu-satunya puskesmas yang mengalami penurunan capaian Succes Rate yaitu 82,01% pada tahun 2013 kemudian menurun kembali pada tahun sebesar 81,82% pada tahun 2014 kemudian pada tahun dan 2015 sebesar 68,33%. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Variabel penelitian ini yaitu KIE, kepatuhan minum obat, umur, jenis kellamin, pendidikan, merokok, alkohol, status gizi, penyakit penyerta, dukungan keluarga, PMO, akses, kontak serta kondisi fisik dan lingkungan rumah. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi kepada 55 penderita TB yang tercatat telah memiliki hasil akhir pengobatan pada form TB-01. Penderita TB Paru yang berhasil dalam pengobatannya sebesar 67,3% dan yang tidak berhasil sebesar 23,7%. Faktor penderita yang berpengaruh langsung terhadap capaian SR yaitu kepatuhan minum obat (p= 0,003;OR: 0,122), status gizi (0,023; OR: 0,039) dan penyakit penyerta (p=0,006; OR: 41,216). Sedangkan untuk merokok (p=1,000 dan alcohol (p=0,998) tidak memiliki pengaruh terhadap capaian SR. Faktor Lingkungan yang berpengaruh langsung terhadap capaian SR yaitu kontak serumah (p=0,041; OR:0,104) dan kondisi fisik lingkungan rumah (p=0,024; OR: 0,033). Sedangkan untuk akses (p=0,0,995) tidak memiliki pengaruh terhadap capaian SR. Faktor yang tidak langsung berpengaruh terhadap capaian SR terdiri atas faktor pelayanan kesehatan (puskesmas) yaitu KIE dengan p=0,014; OR: 6,185. Faktor lingkungan yaitu PMO dengan p=0,008; OR:0,046 dan dukungan keluarga dengan p=0,047; OR: 1,066. Sedangkan Faktor penderita yaitu umur (p=0,174), jenis kelamin (p=0,998) serta pendidikan (p=0,912) tidak berpengaruh. Faktor pelayanan kesehahatan yang berpengaruh pada kepatuhan minum obat adalah KIE sedangkan fator lingkungan adalah dukungan dan PMO. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat adalah faktor penderita yaitu PMO dan faktor yang paling berpengaruh langsung terhadap capaian SR adalah penyakit penyerta (DM).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 259-17 Yan a
Uncontrolled Keywords: Keberhasilan Pengobatan, Kepatuhan Minum Obat Tuberkulosis
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ZENI YANTI, 101411123027UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorStefanus Supriyanto, Prof. Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Dec 2017 22:42
Last Modified: 10 Dec 2017 22:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62126
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item