POLA SEBARAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) BERDASARKAN KARAKTERISTIK PENDUDUK DAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN DBD DI KABUPATEN NGANJUK TAHUN 2012-2015

SELVY NOVITA SARI, 101311133236 (2017) POLA SEBARAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) BERDASARKAN KARAKTERISTIK PENDUDUK DAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN DBD DI KABUPATEN NGANJUK TAHUN 2012-2015. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM. 266-17 Sar p - abstrak.pdf

Download (29kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM. 266-17 Sar p - sec.pdf
Restricted to Registered users only until 2 October 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Di Jawa Timur pada tahun 2014 terdapat 17 kabupaten/kota dengan Case Fatality Rate (CFR) kasus DBD melebihi 1% sedangkan target yang dicanangkan hanya 5 kabupaten/kota dengan CFR lebih dari 1%. Salah satu Kabupaten tersebut adalah Kabupaten Nganjuk dengan CFR mencapai 2,6% dan menempati urutan ke lima dengan nilai CFR tertinggi di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah menyajikan informasi secara spasial berupa peta pola sebaran kasus DBD berdasarkan karakteristik penduduk dan pelaksanaan program penggendalian DBD di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2012-2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan studi time series dan menggunakan pendekatan analisis spasial. Unit analisis spasial dalam penelitian ini adalah wilayah administrasi yaitu wilayah kecamatan, dengan unit waktu pengamatan adalah tahun. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan instrumen pengumpulan data berupa tabel checklist dan form rekap data. Data diolah dengan menggunakan aplikasi Health Mapper dan dilakukan analisis data dengan melihat pola sebaran dari peta yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan pola sebaran karakteristik penduduk dan pelaksanaan program pengendalian DBD menurut kecamatan per tahun di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2012-2015 yang menunjukkan pola sebaran yang cenderung konsisten adalah pola sebaran penduduk anak-anak, penduduk laki-laki, kepadatan penduduk dan kelengkapan surveilans DBD. Sedangkan pola sebaran yang cenderung tidak konsisten atau berubah-ubah adalah pola sebaran penduduk berpendidikan rendah, penduduk miskin, frekuensi penyelidikan epidemiologi dan ketepatan laporan surveilans DBD. Pola sebaran kasus DBD berdasarkan karakteristik penduduk dan pelaksanaan program pengendalian DBD menunjukkan pola sebaran kasus DBD cenderung sesuai dengan pola sebaran penduduk anak-anak, kepadatan penduduk, dan frekuensi penyelidikan epidemiologi. Pola sebaran kasus DBD cenderung menunjukkan kondisi yang berlawan pada pola sebaran ketepatan laporan surveilans Sedangkan pada pola sebaran penduduk laki-laki, penduduk berpendidikan rendah, dan penduduk miskin, dan kelengkapan laporan surveilans DBD, kasus DBD cenderung tersebar secara acak. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan analisis diperoleh bahwa kecamatan rawan DBD di Kabupaten Nganjuk adalah kecamatan yang memiliki jumlah penduduk anak-anak dan kepadatan penduduk yang tinggi. Upaya pengendalian DBD di kecamatan rawan DBD masih belum maksimal, sehingga perlu adanya pencegahan dan pengendalian DBD yang diprioritaskan pada daerah rawan tersebut. Upaya yang perlu dilakukan adalah mengikutsertakan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk dan meningkatkan kinerja petugas surveilas DBD.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 266-17 Sar p
Uncontrolled Keywords: Demam Berdarah Dengue, analisis spasial, karakteristik penduduk, dan pengendalian DBD
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SELVY NOVITA SARI, 101311133236UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAtik Choirul Hidajah, Dr., dr., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Dec 2017 22:57
Last Modified: 10 Dec 2017 22:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62148
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item