Analisis suhu tubuh pasien trauma multiple terkait dengan trias kematian (hipotermi, asidosis dan koagulopati) di IRD RSUD Dr.Soetomo

Sunarso Sulistiawan, Soni and Utariani, Arie (2013) Analisis suhu tubuh pasien trauma multiple terkait dengan trias kematian (hipotermi, asidosis dan koagulopati) di IRD RSUD Dr.Soetomo. In: Buku Kumpulan Penelitian Departemen Anestesiologi dan Reanimasi. Departemen Anestesiologi dan Reanimasi, pp. 76-88. ISBN 978-602-98811-4-1

[img]
Preview
Text (fullpaper)
karil2.analisis suhu tubuhoke.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (peerreview)
peerreview.analisissuhu.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

LATAR BELAKANG: Trauma adalah penyebab kematian dan kecacatan terbesar di seluruh dunia. Pada saat pasien mengalami trauma berat dan saat resusitasinya sering terjadi konsekuensi berupa hipotermi. Hipotermi yang terjadi bersamaan dengan asidosis dan koagulopati telah diidentifikasi nrenjadi Trias Kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi hipotermi, asidosis, dan koagulopati serta korelasinya pada pasien trauma multipel. METODE: Penelitian ini merupakan penelitian prospektif dan observasional. Kami meneliti 24 pasien trauma multiple dengan klasifikasi perdarahan Giseck kelas lll atau lnjury Severity Score (lSS)>25 dalam periode 3 bulan. Kami melakukan pengukuran suhu membran timpani , pemeriksaan kadar platelet, analisa gas darah, PPT dan aPTT di ruang resusitasi dan ruang observasi intensif. Suhu ruangan dan cairan intravena juga diobservasi HASIL: Prevalensi hipotermi di ruang resusitasi didapat sebesar 54,2%, di ruang operasi 73,7o/o dan di ruang observasi intensif 75,0%. Suhu ruangan dan cairan intravena yang tidak dihangatkan merupakan faktor penyebab hipotermi (p<0,05). Prevalensi asidosis metabolik di ruang resusitasi 66,70/o dan di ruang observasi intensrf 40,0Yo. Prevalensi koagulopati didapatkan sebesar 37,5% di ruang resusitasi dan sebesar 60% di ruang observasi intensif. Didapatkan bahwa pasien hipotermia mengalami asidosis metabolik (p<0,05) dan pemanjangan aPTT (p<0,05). SIMPULAN: Prevalensi hipotermi, asidosis dan koagulopati di IRD RSUD Dr.Soetomo pada pasien trauma multipel masih tinggi. Hipotermi dan asidosis berhubungan secara bermakna dan hipotermi berhubungan dengan aPTT sebagai salah satu indikator koagulopati, maka kita harus mencegah keadaan hipotermi sejak dini agar tidak menimbulkan penyulit dalam perawatan pasien lebih lanjut.

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: trauma multipel, hiportemi, asidosis dan koagulopati
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Anestesiologi dan Reanimasi
Creators:
CreatorsEmail
Sunarso Sulistiawan, SoniUNSPECIFIED
Utariani, ArieUNSPECIFIED
Depositing User: Bayu Yulianti
Date Deposited: 01 Oct 2017 22:57
Last Modified: 29 Oct 2017 21:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62154
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item