FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU TENAGA KERJA DALAM MENJALANKAN PROGRAM STOP (SAFETY TRAINING OBSERVATION PROGRAM) DI PT DAPI PASURUAN PLANT

RISKY WIRA PUTRI, 101311133035 (2017) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU TENAGA KERJA DALAM MENJALANKAN PROGRAM STOP (SAFETY TRAINING OBSERVATION PROGRAM) DI PT DAPI PASURUAN PLANT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM. 269-17 Put f - abstrak.pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM. 269-17 Put f - sec.pdf
Restricted to Registered users only until 2 October 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Secara statistik kondisi keselamatan dan kesehatan kerja di ASEAN yang didominasi oleh negara dunia ketiga masih jauh dibandingkan dengan negara maju lainnya. Kasus kecelakaan akibat kerja masih tergolong tinggi di wilayah ASEAN. Kecelakaan disebabkan oleh perilaku tidak aman dan kondisi tidak aman. Sebagai upaya mencegah kecelakaan tersebut dirancanglah suatu program yaitu program STOP. Program STOP adalah suatu program yang dibuat oleh DuPont untuk mencegah kecelakaan dengan memberikan pengajaran kepada pekerja dalam melakukan observasi dan mengambil tindakan yang akan membantu mengubah perilaku pekerja. Pembentukan perilaku pekerja dapat menggunakan ilmu perilaku salah satunya yaitu teori ABC (Antecedents, Behavior, Consequences). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan faktor antecedents dan consequences dengan perilaku tenaga kerja dalam menjalankan program STOP. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebesar 50 pekerja, diambil secara acak menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisoner, wawancara, dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah korelasi spearmen. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara motivasi (p=0,000), reward (p=0,000), punishment (p=0,039) dengan perilaku tenaga kerja dalam menjalankan program STOP sedangkan antara pengetahuan (p=0,995), sikap(p=0,886), instruksi(p=0,590), pelatihan ( p=0,057) tidak terdapat hubungan dengan perilaku tenaga kerja dalam menjalankan program STOP Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi, pemberian reward dan punishment dapat meningkatkan perilaku tenaga kerja dalam menjalankan program STOP. Sebaiknya perusahaan perlu melakukan diskusi dengan pekerja lainnya terkait pemberian reward dan punishment serta menyediakan kotak aspirasi untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan pekerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 269-17 Put f - sec
Uncontrolled Keywords: Program STOP, Teori ABC, Antecedents, Consequences
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RISKY WIRA PUTRI, 101311133035UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Martiana, Prof. Dr., dr.,M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Dec 2017 23:02
Last Modified: 10 Dec 2017 23:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62159
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item