IDENTIFIKASI ISOLAT, KARAKTERISASI BIOSURFAKTAN, DAN DETEKSI GEN PENYANDI BIOSURFAKTAN BAKTERI HIDROKARBONOKLASTIK LII61

Elga Renjana, 081514153016 (2017) IDENTIFIKASI ISOLAT, KARAKTERISASI BIOSURFAKTAN, DAN DETEKSI GEN PENYANDI BIOSURFAKTAN BAKTERI HIDROKARBONOKLASTIK LII61. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (261kB) | Preview
[img] Text (full text)
Tesis Elga Renjana 081514153016.pdf
Restricted to Registered users only until 3 October 2020.

Download (2MB)

Abstract

Biosurfaktan adalah senyawa metabolit sekunder mikroba dengan struktur dan sifat seperti surfaktan yang mampu menurunkan tegangan permukaan air dan mengakibatkan terjadinya mikrosolubilisasi (emulsifikasi). Isolat LII61 merupakan bakteri hidrokarbonoklastik yang mampu menghasilkan biosurfaktan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat, mengkarakterisasi biosurfaktan, dan mendeteksi gen penyandi biosurfaktan bakteri LII61. Identifikasi isolat dilakukan dengan analisa filogenetik gen 16S rRNA. Biosurfaktan isolat LII61 diproduksi pada media air mineral sintetis dengan substrat molase, gliserol, dan molase-gliserol. Ekstrak kasar biosurfaktan isolat LII61 dikarakterisasi dengan menghitung nilai critical micelle concentration (CMC), critical micelle dilution (CMD), aktivitas emulsifikasi terhadap solar dan kerosin, serta kestabilan pada variasi pH dan suhu. Gen penyandi biosurfaktan dideteksi dengan mengamplifikasi PCR gen penyandi rhamnolipida (rhlB) dan gen penyandi surfaktin (sfp). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat LII61 memiliki kemiripan dengan Serratia marcescens strain NBRC 102204. Ekstrak kasar biosurfaktan isolat LII61 yang diproduksi pada susbtrat molase memiliki nilai CMC 6,0 g/L, mengemulsi solar dan kerosin sebesar 51,44 ± 2,88% dan 69,18 ± 2,32%, pada substrat gliserol, biosurfaktan memiliki nilai CMC 5,0 g/L, mengemulsi solar dan kerosin sebesar 8,51 ± 0,17% dan 53,34 ± 2,13%, sedangkan pada substrat gliserol-molase, biosurfaktan memiliki nilai CMC 5,0 g/L, mengemulsi solar dan kerosin sebesar 31,31 ± 3,17% dan 71,01 ± 1,66%. Hasil amplifikasi PCR menunjukkan bahwa isolat LII61 memiliki gen penyandi rhamnolipida (rhlB) dan gen penyandi surfaktin (sfp).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TB 25/17 Ren i
Uncontrolled Keywords: Biosurfaktan, gen rhlB, gen sfp, Serratia marcescens
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Elga Renjana, 081514153016UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNi’matuzahroh, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 02 Oct 2017 23:42
Last Modified: 02 Oct 2017 23:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62351
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item