HUBUNGAN KARAKTERISTIK TENAGA KERJA, KADAR

YUDHA EKA PUTRA SUWANTO, 101311133001 (2017) HUBUNGAN KARAKTERISTIK TENAGA KERJA, KADAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM.226.17 Suw h - Abstrak.pdf

Download (154kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM.226.17 Suw h - Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 4 October 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Debu merupakan salah satu partikel yang sering disebut sebagai partikel yang melayang di udara (Suspended Particulate Metter / SPM) yang memiliki uakaran antara 1 mikron sampai dengan 500 mikron. Orang yang berisiko terpapar debu adalah tenaga kerja yang bekerja di industri yang memiliki hasil samping berupa debu salah satunya industri pembuatan panci aluminium. Tenaga kerja yang terpapar debu aluminium di industri pembuatan panci aluminium secara terus menerus akan berisiko terkena gangguan fungsi paru dan keluhan pernapasan. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis hubungan kadar PM2,5 dengan gangguan fungsi paru dan keluhan pernapasan pada tenaga kerja di industri pembuatan panci UD. Cipta Karya Abadi. Penelitian ini merupkan penelitian observasional analitik, menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ada 52 tenaga kerja, di ambil secara acak menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, masa kerja, kebiasaan merokok, penggunaan alat pelindung pernapasan, keiasaan mencuci tangan, jarak rumah, kadar PM2,5, suhu, kelembapan, kebiasaan menyiram, luas ventilasi, gangguan fungsi paru dan keluhan pernapasan. Hasil penelitian menunjukan kadar PM2,5 di area terpapar masih belum memenuhi baku mutu PERMENKES RI No 70 Tahun 2016 sedangkan di area tidak terpapar sudah sesuai. Hasil uji statistik menggunakan chi square menunjukan hubungan antara antara umur dengan keluhan pernapasan (p=0.037) dan ganguan fungsi paru (p=0.044), terdapat hubungan antara suhu dengan gangguan fungsi paru (p=0.044) dan terdapat hubungan antara gangguan fungi paru dengan keluhan pernapasan (p=0.041). Kesimpulan dari penelitian ini adalah gangguan fungsi paru dipengaruhi oleh kadar PM2,5, suhu dan keluhan pernapasan pada tenga kerja. Selain itu umur juga mempengaruhi keluhan pernapasan pada tenaga kerja. Sehingga pemilik industri harus membuat sistem ventilasi yang sesuai dan menyiram tempat kerja. Bagi tenaga kerja di anjurkan tidak merokok saat bekerja, rajin berolah raga dan mengkonsumsi makanan sehat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.226.17 Suw h
Uncontrolled Keywords: kadar PM2,5, gangguan fungsi paru, keluhan pernapasan, industri panci
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
YUDHA EKA PUTRA SUWANTO, 101311133001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Azizah, Dr., S.H.,M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Dec 2017 23:29
Last Modified: 10 Dec 2017 23:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62368
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item