HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN, ASUPAN ZAT GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 3 SURABAYA

WHENNY IRDIANA, 101311133087 (2017) HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN, ASUPAN ZAT GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 3 SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM. 288-17 Ird h - abstrak.pdf

Download (23kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM. 288-17 Ird h - sec.pdf
Restricted to Registered users only until 4 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pola makan pada masa remaja akan berdampak pada kesehatan khususnya masalah gizi dalam fase kehidupan selanjutnya. Timbulnya masalah gizi remaja pada dasarnya dikarenakan perilaku gizi yang salah, yaitu ketidakseimbangan konsumsi dan kebutuhan zat gizi. Selain itu, pola aktivitas fisik yang tidak seimbang dengan asupan makanan juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara penggunaan dan masuknya energi dari makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan, asupan zat gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi pada remaja putri di SMA Negeri 3 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Rancang bangun yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi kelas X dan XI SMAN 3 Surabaya yang berjumlah 444 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling sehingga diperoleh 80 sampel. Data yang dikumpulkan meliputi kebiasaan sarapan dengan wawancara langsung menggunakan kuisioner, asupan zat gizi diperoleh dengan metode food recall 2x24 jam, aktivitas fisik diperoleh dengan wawancara menggunakan kuisioner APARQ dan status gizi ditentukan berdasarkan pengukuran IMT/U. Berdasarkan hasil penelitian diketahui sebagian besar dari responden belum memiliki kebiasaan sarapan setiap hari, asupan gizi makro pada responden rata-rata masih belum sesuai dengan anjuran dan sebagian besar aktivitas fisik remaja putri yaitu pada kategori sedang dan berat. Selain itu, terdapat responden dengan gizi lebih dan gizi kurang meskipun sebagai besar dari mereka memiliki status gizi normal. Hasil dari uji statistik korelasi Spearman dan dapat diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan status gizi (p=0,402), tidak ada hubungan antara asupan zat gizi energi (p=0,811), karbohidrat (p=0,696), protein (p=0,970) dan lemak (p=0,816) dengan status gizi dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,161). Kesimpulan dari penelitian ini adalah diperlukan pendidikan gizi bagi remaja putri di SMAN 3 Surabaya agar sarapan secara teratur untuk mengurangi risiko memiliki status gizi lebih.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 288-17 Ird h
Uncontrolled Keywords: Kebiasaan Sarapan, Asupan Zat Gizi, Aktivitas Fisik dan Status Gizi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
WHENNY IRDIANA, 101311133087UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTriska Susila Nindya, , S.KM., M.PH. (Nutr.)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 11 Dec 2017 23:26
Last Modified: 11 Dec 2017 23:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62443
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item