KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR CONTAINER CRANE DI PT. TERMINAL PETIKEMAS SURABAYA DAN FAKTOR DETERMINANNYA

NESYA YULITA ANINDYA, 101311133015 (2017) KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR CONTAINER CRANE DI PT. TERMINAL PETIKEMAS SURABAYA DAN FAKTOR DETERMINANNYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ARILANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FKM. 289-17 Ani k - abstrak.pdf

Download (168kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FKM. 289-17 Ani k - sec.pdf
Restricted to Registered users only until 4 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu perasaan lelah dan timbulnya penurunan kesiagaan karena melakukan pekerjaan dalam jangka waktu tertentu. Kondisi kelelahan biasanya berbeda antar individu, tergantung pada energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kelelahan kerja dapat mempengaruhi kesehatan dan kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari kelelahan kerja dan apa saja yang mempengaruhi kelelahan kerja pada operator container crane di PT.Terminal Petikemas Surabaya. Penelitian ini adalah penelitan deskriptif yaitu untuk mendiskripsikan bagaimana kelelahan kerja dan apa saja yang mempengaruhi kelelahan pada operator CC. Responden penelitian sebanyak 51 operator container crane. Variabel yang diteliti adalah karakteristik individu (umur, tingkat pendidikan, masa kerja dan lama waktu tidur) dan faktor pekerjaan yaitu shift kerja terhadap tigkat kelelahan kerja operator container crane. Analisis data secara deskriptif dengan mendeskripsikan kelelahan kerja dan apa saja yang mempengaruhi kelelahan kerja. Data disajikan dalam bentuk frekuensi,persentase dan tabulasi silang. Hasil peneltian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar mengalami tingkat kelelahan kerja rendah sebanyak 46 responden (90,2%), dan kelelahan sedang sebanyak 5 responden (9,8%). Umur responden yang mempunyai tingkat kelelahan sedang paling banyak berumur ≤41 tahun. Lama waktu tidur pada responden yang mempunyai tingkat kelelahan sedang paling banyak adalah ≤10 tahun. Masa kerja operator CC yang mengalami kelelahan sedang rata-rata 7,8 tahun. Shift kerja malam yang terbanyak mengalami kelelahan sedang. Kesimpulan penelitian ini adalah masa kerja yang lebih pendek cenderung untuk mengalami kelelahan kerja. Shift kerja pada malam hari menunjukkan lebih banyak operator mengalami kelelahan kerja dibandingkan dengan shift kerja pagi dan sore hari. Saran yang diberikan dalam peneltian ini adalah dengan istirahat sesaat untuk mengurangi kelelahan yang terjadi dan melakukan gerakan pemanasan sebelum memulai bekerja, dan juga pengadaan pelatihan bagaimana cara bekerja yang lebih efektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 289-17 Ani k
Uncontrolled Keywords: Kelelahan kerja,masa kerja, shift kerja
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NESYA YULITA ANINDYA, 101311133015UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
Contributor, dr., M.S., Sho’im HidayatUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email binkol@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 11 Dec 2017 23:28
Last Modified: 11 Dec 2017 23:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62445
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item