AKTIVITAS POLISAKARIDA KRESTIN dari EKSTRAK Coriolus versicolor TERHADAP JUMLAH FAGOSIT dan KADAR ANTIBODI pada Mus musculus yang DIINFEKSI Neisseria gonorrhoeae

Alfia Isarah, 081311433023 (2017) AKTIVITAS POLISAKARIDA KRESTIN dari EKSTRAK Coriolus versicolor TERHADAP JUMLAH FAGOSIT dan KADAR ANTIBODI pada Mus musculus yang DIINFEKSI Neisseria gonorrhoeae. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
MPB.52.17 . Isa.a - ABSTRAK.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
MPB.52.17 . Isa.a - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 6 October 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian polisakarida krestin dari ekstrak Coriolus versicolor terhadap jumlah fagosit dan kadar antibodi pada Mus musculus yang diinfeksi Neisseria gonorrhoeae. Penelitian ini terdiri atas enam kelompok perlakuan yaitu K (kontrol, tanpa pemberian PSK dan tanpa infeksi bakteri), K+ (kontrol positif, pemberian PSK tanpa infeksi bakteri), K- (kontrol negatif, diinfeksi bakteri tanpa pemberian PSK), P1 (pemberian PSK sebelum infeksi bakteri), P2 (pemberian PSK sesudah infeksi bakteri), dan P3 (pemberian PSK sebelum dan sesudah infeksi bakteri). Polisakarida krestin diberikan dengan dosis 50 mg/kg BB, sedangkan infeksi Neisseria gonorrhoeae dengan konsentrasi 106 bakteri/ mL. Jumlah fagosit dihitung dengan biliki hitung haemocytometer sedangkan kadar antibodi diukur dengan menggunkan ELISA tidak langsung. Data jumlah fagosit dan kadar antibodi dianalisis dengan uji Kolmogorov-Smirnov dan homogenitas variansi dengan α>0,05. Kemudian dilanjutkan dengan uji One Way ANOVA α>0,05 dan uji Duncan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan jumlah fagosit kelompok K 99,4±25,1 sel/mm3, K+ 90,6±29,4 sel/mm3, K- 136,8±50,5 sel/mm3, P1 65,0±11,4 sel/mm3, P2 81,0±22,6 sel/mm3, P3 114,0±35,5 sel/mm3. Nilai OD antibodi kelompok K 0,412±0,059, K+ 0,429±0,029, K- 0,484±0,040, P1 0,431±0,062, P2 0,403±0,070, P3 0,497±0,047. Pemberian polisakarida krestin dengan waktu pemberian yang berbeda berpengaruh pada jumlah fagosit dimana pemberian PSK dilakukan pada saat sesudah (P2), sebelum dan sesudah (P3) infeksi Neisseria gonorrhoeae. Pemberian polisakarida krestin dengan waktu pemberian yang berbeda berpengaruh pada kadar antibodi dimana pemberian PSK dilakukan pada saat sebelum (P1) dan sesudah (P3) infeksi Neisseria gonorrhoeae.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB.52/17 Isa a
Uncontrolled Keywords: Polisakarida krestin, Neisseria gonorrhoeae, antibodi, fagosit, Coriolus versicolor.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Alfia Isarah, 081311433023UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Puji Astuti Wahyuningsih, Dr., M.Si.UNSPECIFIED
ContributorWin Darmanto, Prof., M.Si., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 27 Dec 2017 17:36
Last Modified: 27 Dec 2017 17:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62812
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item