PROGRAM PENGAMPUNAN PAJAK DALAM BISNIS PERBANKAN DIBIDANG KREDIT

WANDA CAPRINTA RASWANDI, S.H., 031424253076 (2017) PROGRAM PENGAMPUNAN PAJAK DALAM BISNIS PERBANKAN DIBIDANG KREDIT. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (60kB) | Preview
[img] Text (full text)
TESIS_WANDA_PERPUS_FIX.pdf
Restricted to Registered users only until 6 October 2020.

Download (494kB)

Abstract

Kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) menjadi salah satu kebijakan penting dalam rangka mengoptimalkan bisnis perbankan nasional. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan, akan memberikan manfaat tidak hanya untuk perekonomian nasional namun juga bagi pemerintah dan wajib pajak itu sendiri. Selain itu kebijakan ini juga berpotensi menambah perekonomian nasional yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi dalam negeri. Pengampunan pajak merupakan kesempatan yang diberikan dalam waktu terbatas kepada kelompok pembayar pajak tertentu untuk membayar sejumlah uang tertentu sebagai pembebasan tanggung jawab (termasuk bunga dan denda) dalam kaitan dengan tahun pajak sebelumnya tanpa adanya kekhawatiran untuk di tuntut pidana. Dengan adanya pengampunan pajak ini diharapkan dapat menghasilkan penerimaan pajak yang selama ini belum atau kurang dibayar, disamping itu hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajaknya. Meningkatnya kepatuhan tersebut juga merupakan dampak dari semakin efektifnya pengawasan terhadap wajib pajak, karena informasi daftar kekayaan wajib pajak akan semakin akurat juga. Selain memberikan keuntungan bagi wajib pajak, program ini juga diharapkan akan membawa efek positif bagi perekonomian yang lebih luas termasuk bagi pembangunan infrastruktur, likuiditas sistem keuangan, dan pertumbuhan ekonomi. Program pengampunan pajak ini juga sangat bermanfaat untuk menopang penerimaan negara. sebab uang yang masuk dari wajib pajak dapat menambah modal pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui program pendidikan, kesehatan, perumahan dan pembangunan infrastruktur publik. Dengan adanya program pengampunan pajak ini juga dapat memberikan keuntungan bagi sektor perbankan dikarenakan bank dapat memberikan pinjaman atau kredit kepada wajib pajak yang memerlukan dana tambahan untuk membayar uang tebusan dalam program ini. Bank sebagai penyalur kredit dapat menjadi perantara bagi wajib pajak yang mengikuti program ini. karena setiap wajib pajak yang mengikuti program pengampunan pajak, diwajibkan membayar sejumlah uang sebagai tebusan kepada negara. Dengan adanya uang tebusan ini, bagi wajib pajak yang kekurangan dana dalam pembayaran uang tebusan, dapat mengajukan kredit kepada bank. Dengan adanya pemberian kredit tersebut diharapkan dapat memberi kemudahan bagi wajib pajak dalam membayar uang tebusan untuk program pengampunan pajak sehingga tidak ada lagi alasan wajib pajak untuk menunggak pembayaran

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 107/17 Ras p
Uncontrolled Keywords: Pengampunan Pajak, Perbankan, Kredit.
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
WANDA CAPRINTA RASWANDI, S.H., 031424253076UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSarwirini, Dr. , S.H., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Oct 2017 19:37
Last Modified: 05 Oct 2017 19:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/62816
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item