AKIBAT HUKUM JAMINAN FIDUSIA YANG TIDAK DILAKUKAN ROYA

RIYANY DJABUMIR, S.H, 031524253047 (2017) AKIBAT HUKUM JAMINAN FIDUSIA YANG TIDAK DILAKUKAN ROYA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (50kB) | Preview
[img] Text (full text)
TESIS PERPUS RIYANI.compressed.pdf
Restricted to Registered users only until 11 October 2020.

Download (1MB)

Abstract

Pada awal proses pembebanan objek fidusia, pendaftaran akta jaminan fidusia memiliki arti yang penting. Lahirnya jaminan fidusia adalah pada saat akta jaminan fidusia tersebut didaftarkan yang pada saat bersamaan juga menjadikan penerima fidusia sebagai kreditur preferen. Dalam pendaftaranjaminan fidusia tidak lepas dari adanya penghapusan jaminan fidusia apabila hutang yang dijamin dengan obje ktersebut telah lunas. Penghapusan jaminan fidusia pada saat ini dilakukan secara elektronik. Tujuan dilakukannya penghapusan jaminan fidusia adalah demi tercapainya tertib administrasi dan kepastian hukum bagi pemberi fidusia. Menjadi persoalan ketika hutang yang dijamin dengan objek jaminan fidusia sudah lunas tetapi objek jaminan fidusia tidak dilakukan penghapusan secara elektronik. Tipe penelitian hukum yang digunakan adalah doctrinal research, dengan metode pendekatan masalah berupa pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute Approach), pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Penelitian ini menganalisis akibat hokum bagi objek jaminan fidusia yang tidak dilakukan penghapusan jaminan fidusia. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa pendaftaran dalam penjaminan obyek jaminan fidusia wajib dilakukan agar lahir jaminan fidusia. Bilamana hutangnya telah lunas maka diwajibkan bagi penerima fidusia, kuasa atau wakilnya memberitahukan kepada Menteri Hukum dan HAM bahwa jaminan fidusia telah hapus.Hal ini wajib dilakukan dikarenakan pada saat obyek jaminan fidusia didaftarkan obyek tersebut telah tercatat dalam pangkalan data Kantor Pendaftaran Fidusia sehingga jika tidak dilakukan penghapusan pada pangkalan data maka obyek jaminan tersebut selamanya akan dicatat sebagai obyek yang sedang dijaminkan. Akibatnya pemberi fidusia tidak dapat menjaminkan kembali obyek yang masih terdaftar sebagai obyek jaminan fidusia tersebut sebelum dilakukan Roya

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 152/17 Dja a
Uncontrolled Keywords: Jaminan Fidusia, PendaftaranFidusiadan Roya Fidusia.
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
RIYANY DJABUMIR, S.H, 031524253047UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTrisadini Prasastinah Usanti, Dr. , S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Oct 2017 17:58
Last Modified: 10 Oct 2017 17:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/63335
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item