MEKANISME KEJADIAN EROSI GIGI MELALUI LEUKOSIT MONONUKLEAR DAN POLIMORFONUKLEAR, NF-B, TNF- SERTA MMP-8 DALAM GINGIVAL CREVICULAR FLUID PENAMBANG BELERANG KAWAH IJEN, BANYUWANGI

RETNO PALUPI, 090970121 (2016) MEKANISME KEJADIAN EROSI GIGI MELALUI LEUKOSIT MONONUKLEAR DAN POLIMORFONUKLEAR, NF-B, TNF- SERTA MMP-8 DALAM GINGIVAL CREVICULAR FLUID PENAMBANG BELERANG KAWAH IJEN, BANYUWANGI. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Dis.K.22.17 . Pal.m - ABSTRAK.pdf

Download (324kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Dis.K.22.17 . Pal.m - SEC.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang. Erosi gigi adalah proses kerusakan jaringan keras gigi yang bersifat kronis dan patologis akibat paparan asam dan tidak melibatkan bakteri. Salah satu kelompok berisiko mengalami erosi gigi adalah penambang belerang yang terpapar asam sulfat. Prevalensi dan keparahan erosi gigi pada penambang belerang sangat tinggi, oleh karena itu membutuhkan perhatian dan penanganan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengungkap mekanisme kejadian erosi gigi melalui leukosit mononuklear, polimorfonuklear, NF-B, TNF-, dan MMP-8 dalam GCF penambang belerang Kawah Ijen, Banyuwangi Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan rancangan cross secsional menggunakan kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 orang penambang belerang Kawah Ijen dan 27 orang sebagai kelompok kontrol. Parameter yang diperiksa dalam penelitian ini adalah jumlah mononuklear dan polimorfonuklear, kadar NF-κB, TNF-α dan MMP-8 dalam GCF. Data dianalisis menggunakan Independent t-test, Mann-Whitney test dan uji regresi linier ganda. Hasil. Rerata jumlah leukosit mononuklear, polimorfonuklear, kadar NF-κB, TNF-α dan MMP-8 dalam GCF serta erosi gigi penambang belerang Kawah Ijen lebih tinggi dibandingkan kontrol. Mekanisme kejadian erosi gigi terjadi akibat paparan asam sulfat pada jaringan keras gigi yang direspon oleh kompleks dentin pulpa dengan meningkatkan TNF-α dan MMP-8, sehingga mendegradasi matriks organik denti. Paparan asam sulfat terhadap gingiva direspon denganmeningkatkan TNF-α dan MMP-8 sehingga ikut berperan dalam degradasi matrix organik dentin dan meningkatkan kejadian erosi gigi penambang belerang Kawah Ijen, Banyuwangi. Simpulan. Disimpulkan bahwa paparan asam sulfat meningkatkan kejadian erosi gigi penambang belerang Kawah Ijen, Banyuwangi melalui peningkatan kadar TNF-α dan MMP-8 dari kompleks dentin-pulpa dan gingiva.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis.K.22/17 Pal m
Uncontrolled Keywords: Penambang belerang, erosi gigi, mononuklear, polimorfonuklear, NF-κB, TNF-α, MMP-8
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
RETNO PALUPI, 090970121UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRetno Handajani, Prof., dr., MS., Ph.DUNSPECIFIED
ContributorTheresia Indah Budhy S, Dr., drg., MKesUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 27 Dec 2017 18:13
Last Modified: 18 Jan 2018 19:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/63510
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item