HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI INJEKSI DMPA DENGAN KEJADIAN OBESITAS DI WILAYAH KERJA BPM MUSRIPAH JAKARTA

Citra Idzni Andina F.C, NIM011311233027 (2017) HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI INJEKSI DMPA DENGAN KEJADIAN OBESITAS DI WILAYAH KERJA BPM MUSRIPAH JAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FK BID 50-17 Cit h Abstrak.pdf

Download (65kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK BID 50-17 Cit h Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 12 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berbagai macam jenis kontrasepsi digunakan di Indonesia salah satunya adalah Depo Medroxylprogesterone Acetate (DMPA) namun didapatkan angka tidak menggunakan kontrasepsi lagi atau Drop Out (DO) semakin meningkat dari tahun ke tahun terutama pada jenis kontrasepsi injeksi hormonal ini. Salah satu alasan akseptor DO kontrasepsi DMPA adalah adanya peningkatan berat badan. Kenaikan berat badan yang tidak terkontrol ditambah dengan berbagai faktor pendukung dapat menyebabkan terjadinya obesitas. Hal ini menjadi perhatian karena kejadian obesitas pada wanita di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan lama pemakaian kontrasepsi injeksi DMPA dengan kejadian obesitas. Penilitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan model cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari 2017 – Maret 2017 di BPM Musripah Jakarta. Adapun variabel bebas pada penelitian yaitu lama pemakaian kontrasepsi injeksi DMPA dan variabel terikat yaitu kejadian obesitas pada akseptor DMPA. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebesar 60 yang terbagi menjadi 30 responden akseptor DMPA dengan lama pemakaian 6-12 bulan dan 30 responden lainnya merupakan akseptor DMPA dengan lama penggunaan > 12 bulan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Chi Square dengan α = 0.05. Hasil dari analisis ini didapatkan nilai Fisher’s exact test sebesar 0,052 (p value > α) dan pada penelitian ini didapatkan perbandingan rerata lama pemakaian dengan kenaikan rerata sebesar 1,5 kg pada lama pemakaian 6-12 bulan dan sebesar 4,4 kg pada lama pemakaian >12 bulan. Dalam penelitian ini didapatkan hasil yang tidak sesuai dengan hipotesis penelitian. Hal ini diperkirakan terjadi karena adanya kenaikan berat badan pada responden namun BMI belum mencapai nilai obesitas. Simpulan: Tidak ada hubungan antara lama pemakaian dengan kejadian obesitas namun didapatkan kenaikan berat badan yang semakin besar sesuai dengan lama pemakaian kontrasepsi DMPA.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.BID.50/17 Cit h
Uncontrolled Keywords: kontrasepsi injeksi DMPA, obesitas, kenaikan berat badan
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG133-137.6 Conception. Artificial insemination. Contraception
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Bidan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Citra Idzni Andina F.C, NIM011311233027NIM011311233027
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAshon Sa'adi, dr., Sp.OG (K)UNSPECIFIED
ContributorNetti Herlina, S.Pd., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 17 Dec 2017 22:34
Last Modified: 17 Dec 2017 22:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/63670
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item