CAMPUR KODE DAN ALIH KODE KARYAWAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN SIDOARJO DALAM SITUASI TUTUR NON FORMAL: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

CALISTA SARASWATI, 121311133100 (2017) CAMPUR KODE DAN ALIH KODE KARYAWAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN SIDOARJO DALAM SITUASI TUTUR NON FORMAL: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FS BI 20-17 Sar c Abstrak.pdf

Download (21kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FS BI 20-17 Sar c Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 16 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Campur kode dan alih kode yang terjadi dalam percakapan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo dalam situasi tutur nonformal: kajian sosiolinguistik bertujuan menganalisis (1) bentuk campur kode dalam percakapan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo dalam situasi tutur nonformal, (2) bentuk alih kode dalam percakapan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo dalam situasi tutur nonformal, (3) faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa campur kode dan alih kode dalam percakapan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo dalam situasi tutur nonformal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan observasi dengan wawancara untuk mengetahui latar belakang bahasa yang mengalami campur kode dan alih kode, menyimak untuk mendapat data berupa percakapan yang akan dianalisis dengan teori campur kode dan alih kode, serta merekam untuk mengetahui penggunaan bahasa yang mengalami campur kode dan alih kode. Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo terdiri dari karyawan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diantaranya Malang, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, Jogjakarta, Pekalongan, dan Solo. Dan beberapa karyawan berasal dari Bandung. Medan, dan Bogor. Campur kode yang terjadi yaitu pencampuran bahasa Indonesia dengan bahasa Jawa, bahasa Indonesia dengan bahasa Madura, dan bahasa Jawa dengan bahasa Indonesia, dan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris. sedangkan alih kode yang terjadi yaitu peralihan bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode dan alih kode yaitu faktor keinginan untuk menjelaskan sesuatu, pemertahanan unsur kesopanan, pemertahanan istilah asli, penyesuaian diri dengan bahasa yang dikuasai penutur, perbedaan usia, menegaskan sesuatu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FS.BI.20.17 Sar c
Uncontrolled Keywords: Campur Kode, Alih Kode, Karyawan
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
CALISTA SARASWATI, 121311133100UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDwi Handayani, Dra. , M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 18 Dec 2017 17:59
Last Modified: 18 Dec 2017 17:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/63876
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item