PENERAPAN PRINSIP KERJA SAMA GRICE DALAM PERSIDANGAN KASUS MIRNA SALIHIN DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT: KAJIAN PRAGMATIK

YAYUK NURHAYATI, 121311133103 (2017) PENERAPAN PRINSIP KERJA SAMA GRICE DALAM PERSIDANGAN KASUS MIRNA SALIHIN DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT: KAJIAN PRAGMATIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FS BI 35-17 Nur p Abstrak.pdf

Download (43kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FS BI 35-17 Nur p Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 16 October 2020.

Download (982kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian berjudul Penerapan Prinsip Kerja Sama Grice dalam Persidangan Kasus Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat: Kajian Pragmatik bertujuan untuk mendeskripsikan tuturan yang sesuai dengan penerapan maupun penyimpangan prinsip kerja sama Grice. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sedangkan untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Data diperoleh berupa rekaman yang diakses dari situs youtube kemudian ditranskripsikan ke dalam tulisan sesuai dengan urutan bicara di persidangan. Adapun penelitian ini memanfaatkan pendekatan kajian pragmatik dengan menggunakan teori prinsip kerja sama Grice. Prinsip kerja sama memiliki peranan penting terhadap jalannya proses persidangan. Hal ini akan mempermudah pencarian bukti atau kebenaran fakta dalam suatu perkara yang didakwakan melalui proses tanya jawab para penegak hukum dengan saksi maupun terdakwa. Selain itu, proses tanya jawab menjadi lebih komunikatif dan efektif. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini dapat disimpulkan dua hal, yaitu pertama penerapan prinsip kerja sama Grice yang mencakup penerapan maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan. Penerapan tersebut disebabkan saksi maupun terdakwa ingin memberikan pernyataan yang informatif sesuai dengan fakta yang dicari oleh para penegak hukum. Kedua menunjukkan adanya bentuk penyimpangan prinsip kerja sama yang ditemukan dalam proses persidangan meninggalnya Mirna Salihin yang meliputi penyimpangan maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan. penyimpangan-penyimpangan ini terjadi karena adanya dorongan terdakwa yang ingin membela diri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FS.BI.35/17 Nur p
Uncontrolled Keywords: persidangan, pragmatik, prinsip kerja sama Grice
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
YAYUK NURHAYATI, 121311133103UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNi Wayan Sartini, Dr. , Dra., M.humUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 18 Dec 2017 18:37
Last Modified: 20 Dec 2017 23:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/63911
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item