PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP KESOPANAN DALAM ADEGAN HUMOR “GORO-GORO” WAYANG KULIT DALANG KI ANOM SUROTO

DWI WINDAH WULAN SARI, 121311133072 (2017) PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP KESOPANAN DALAM ADEGAN HUMOR “GORO-GORO” WAYANG KULIT DALANG KI ANOM SUROTO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FS BI 36-17 Sar p Abstrak.pdf

Download (54kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FS BI 36-17 Sar p Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 16 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berjudul Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Kesopanan dalam Adegan Humor “Goro-Goro” Wayang Kulit Dalang Ki Anom Suroto ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk humor pada percakapan adegan “goro-goro” pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Anom Suroto, (2) mendeskripsikan pelanggaran prinsip kerja sama dan prinsip kesopanan yang membentuk sebuah implikatur percakapan pada adegan “goro-goro” pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Anom Suroto. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Metode pengumpulan data berupa video yang berasal dari proses unduh di youtube, akan dicatat dan diklasifikasi menggunakan teori yang telah disebutkan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah prinsip kerja sama, prinsip kesopanan, implikatur percakapan, dan humor. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, dapat disimpulkan sebagai berikut, pertama ditemukan adanya pelanggaran prinsip kerja sama yaitu (a) pelanggaran maksim kuantitas, (b) pelanggaran maksim kualitas, (c) pelanggaran maksim relevansi, (d) pelanggaran maksim cara. Serta implikatur percakapan yang dibentuk akibat keempat pelanggaran prinsip kerja sama di atas. Kedua, ditemukan adanya pelanggaran terhadap prinsip kesopanan yaitu (a) pelanggaran maksim kebijaksanaan, (b) pelanggaran maksim penerimaan (c) pelanggaran maksim kemurahan (d) pelanggaran maksim kemurahan (d) pelanggaran maksim kerendahan hati (e) pelanggaran maksim kecocokan (f) pelanggaran maksim kesimpatian. Serta implikatur percakapan yang dibentuk akibat keenam pelanggaran prinsip kesopanan. Ketiga, tuturan dalam adegan “goro-goro” wayang kulit oleh dalang Ki Anom Suroto menggandung beberapa ciri-ciri humor. Hal ini membuktikan bahwa percakapan tersebut mengandung humor yang memunculkan terjadinya pelanggaran prinsip kerja sama dan dan prinsip kesopanan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FS.BI.36/17 Sar p
Uncontrolled Keywords: goro-goro, humor, implikatur percakapan, pelanggaran prinsip kerja sama, pelanggaran prinsip kesopanan.
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1-6790 Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DWI WINDAH WULAN SARI, 121311133072UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Wiryanti Budi Utami, Dr. , Dra., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 18 Dec 2017 18:38
Last Modified: 18 Dec 2017 18:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/63913
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item