PENGARUH KETERLIBATAN PEKERJAAN TERHADAP KEINGINAN KELUAR DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA FRONT OFFICER DAN BEAUTY THERAPIST CV. X DI SURABAYA DAN SIDOARJO

SHINDY ARLINA, 040217495 (2011) PENGARUH KETERLIBATAN PEKERJAAN TERHADAP KEINGINAN KELUAR DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA FRONT OFFICER DAN BEAUTY THERAPIST CV. X DI SURABAYA DAN SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-arlinashin-12714-b26710-p.pdf

Download (168kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-arlinashin-12714-b26710-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pesatnya pertumbuhan perusahaan jasa dewasa ini, khususnya di bidang pelayanan kecantikan dapat menimbulkan persaingan tersendiri di antara para pelaku bisnisnya. Tidak hanya memfokuskan pada hal kompetisi menggaet konsumennya saja, namun juga dalam hal bagaimana merencanakan dan mengembangkan sumber daya manusianya. Dengan mengetahui tingkat keterlibatan pekerjaan yang dirasakan oleh setiap karyawan, para pengusaha klinik pelayanan kecantikan ini berharap dapat mengetahui besar pengaruhnya dalam mewujudkan tujuan-tujuan perusahaan. Permasalahan dalam skripsi ini mengangkat tema mengenai pengaruh keterlibatan pekerjaan yang dirasakan oleh setiap karyawan dan dampaknya terhadap keinginan keluar karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan melalui komitmen organisasi sebagai variabel intervening. Keinginan keluar karyawan dianggap penting karena gejala keluar-masuknya karyawan yang tinggi merupakan masalah yang sangat dihindari oleh pihak perusahaan karena selain merugikan juga mempertanyakan komitmen karyawan kepada perusahaan yang secara tidak langsung ikut mempengaruhi. Obyek penelitian ini adalah klinik kecantikan CV. X cabang Surabaya dan Sidoarjo dimana sebanyak 74 para front officer dan beauty therapist-nya merupakan ujung tombak perusahaan dalam hal pelayanan langsung kepada pasien. Data yang dikumpulkan adalah hasil survei berupa self-report kuesioner sebagai laporan pernyataan pribadi setiap karyawan, yang hanya kembali terkumpul sejumlah 67 responden kemudian diolah dan diuji dengan menggunakan teknik path analysis. Hasil penelitian melalui model analisis jalur yang didapatkan, membuktikan pengujian kedua hipotesis bahwa para front officer dan beauty therapist CV. X ini mempunyai tingkat keterlibatan pekerjaan yang tinggi sehingga berpengaruh secara langsung dan negatif signifikan terhadap keinginan keluar karyawan dengan nilai koefisien jalur -0,29 dan CR -2,634 serta P ≤ 0,05. Sedangkan pengaruh secara tidak langsungnya dengan komitmen organisasi sebagai variabel perantara menghasilkan nilai koefisien jalur yang lebih kecil yaitu sebesar -0,143. Artinya, pengaruh meningkatnya keterlibatan pekerjaan karyawan sudah dapat secara langsung menurunkan keinginan keluar para front officer dan beauty therapist CV. X ini tanpa harus dipengaruhi oleh besar komitmen organisasi karyawan yang dinilai tinggi pula.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 267/10 Arl p
Uncontrolled Keywords: ORGANIZATION COMMITMENT
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5548.8 Psychology, Industrial
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SHINDY ARLINA, 040217495UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTRI SIWI AGUSTINA, Hj., SE., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 25 Feb 2011 12:00
Last Modified: 07 Sep 2016 05:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/641
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item