Lingkar Perut Mempunyai Hubungan Paling Kuat dengan Kadar Gula Darah

Nenni, Septyaningrum and Santi, Martini (2014) Lingkar Perut Mempunyai Hubungan Paling Kuat dengan Kadar Gula Darah. Jurnal Berkala Epidemiologi, 2 (1). pp. 48-58. ISSN 2301-7171

[img] Text (Peer Review)
11 Peer Riview No. 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (198kB) | Request a copy
[img] Text (Full Text)
jpkesmasdd140295.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB) | Request a copy
Official URL: http://journal.unair.ac.id/JBE@table_of_content_14...

Abstract

Peningkatan prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas berkaitan dengan peningkatan insiden diabetes mellitus tipe 2. Obesitas, khususnya obesitas abdominal merupakan faktor risiko yang penting bagi onset diabetes mellitus. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh, lingkar perut dan rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar gula darah. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah anggota posyandu lansia berusia 45 sampai 70 tahun diwilayah kerja puskesmas Menur yang terdaftar dalam kegiatan posyandu bulan Mei tahun 2013. Jumlah responden adalah 60 responden yang diambil dengan metode simple random sampling. Variabel yang diteliti adalah karakteristik responden, indeks massa tubuh, lingkar perut, rasio lingkar pinggang panggul dan kadar gula darah puasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mengalami overweight (38 %), obesitas (33, 3 %), obesitas abdominal berdasarkan lingkar perut (77,8 %) dan obesitas abdominal berdasarkan rasio lingkar pinggang panggul (81, 7 %) serta kadar gula darah lebih dari 125 mg/dl (8,3%). Uji korelasi pearson menunjukkan bahwa indeks massa tubuh mempunyai hubungan dengan kadar gula darah (p=0,007; r=0,345). Lingkar perut mempunyai hubungan dengan kadar gula darah (p=0,001; r=0,424) serta rasio lingkar pinggang panggul berhubungan dengan kadar gula darah (p=0,002; r=0,392). Lingkar perut mempunyai hubungan yang paling kuat dengan kadar gula darah. Pengukuran lingkar perut sebaiknya digunakan dalam kegiatan posyandu lansia untuk mendeteksi individu yang berisiko tinggi diabetes.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Diabetes, indeks massa tubuh, lingkar perut, rasio lingkar pinggang panggul, kadar gula darah
Subjects: R Medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Nenni, SeptyaningrumUNSPECIFIED
Santi, MartiniUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Chusnul Chuluq
Date Deposited: 22 Oct 2017 23:18
Last Modified: 22 Oct 2017 23:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64231
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item