PROFIL KADAR GULA DARAH SETELAH INDUKSI DAN SETELAH OPERASI PADA INFANT YANG DIBERIKAN CAIRAN RUMATAN D5¼NS PADA OPERASI DARURAT DAN ELEKTIF DI RSUD DR. SOETOMO - SURABAYA

Vita H. Kusumawardani, dr. (2017) PROFIL KADAR GULA DARAH SETELAH INDUKSI DAN SETELAH OPERASI PADA INFANT YANG DIBERIKAN CAIRAN RUMATAN D5¼NS PADA OPERASI DARURAT DAN ELEKTIF DI RSUD DR. SOETOMO - SURABAYA. Other thesis, Airlangga university.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak ppds 14 17.pdf

Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
Text (fulltext)
ppds ar 14 17.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: 311-316 (4-5%) pasien infant menjalani operasi elektif di RSUD dr. Soetomo Hospital Surabaya setiap tahun. Salah satu persiapan operasi adalah puasa. Pasien pediatri lebih mudah mengalami hipoglikemia karena metabolisme yang tinggi dan simpanan glikogen lebih sedikit; oleh karenanya, infus Dekstrosa 5% NaCl 0.225% biasa digunakan sebagai rumatan. Penelitian sebelumnya pada pasien operasi elektif menunjukkan peningkatan kadar gula darah post-operatif bermakna. Pada pasien darurat, stres dan puasa yang tidak cukup mungkin mempunyai peran dalam peningkatan kadar gula darah postoperatif. Metode: 14 infant yang menjalani operasi darurat (kelompok I) dan 14 operasi elektif (kelompok II) yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi diambil sebagai sampel. Informed consents diambil, pasien dipuasakan sesuai panduan American Society of Anesthesiologists (ASA); kecuali pasien darurat yang tidak memungkinkan ditunda operasinya. Infus Dekstrosa 5% NaCl 0.225% digunakan sebagai rumatan selama operasi sesuai standar di RSUD dr. Soetomo. Sampel GDA diambil setelah induksi anestesi dan setelah operasi. Perbedaan GDA durante operasi dibandingkan antara kedua kelompok. Hasil: Kelompok I mengalami peningkatan GDA yang lebih tinggi secara bermakna dibanding kelompok II. Lama operasi berbeda bermakna antara kedua kelompok sedangkan usia, berat badan, lama operasi, kadar GDA preoperasi homogen. Kesimpulan: Pasien infant yang menjalani operasi darurat lebih cenderung mengalami hiperglikemia postoperatif, oleh karenanya, kadar dekstrosa yang lebih rendah mungkin diperlukan untuk rumatan selama operasi. Pada kasus ini, puasa yang terlalu lama mungkin mempunyai andil, sedangkan stres preoperatif tidak diamati. Penelitian lebih lanjut diperlukan mengenai penyebab lebih tingginya peningkatan kadar gula darah pada operasi darurat dan dalam penentuan kadar dekstrosa yang tepat untuk rumatan selama operasi pada infant. IR-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA LAPORAN

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK ppds ar 14 17 Kus p
Uncontrolled Keywords: gula darah
Subjects: R Medicine > RD Surgery
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Anestesiologi dan Reanimasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Vita H. Kusumawardani, dr.UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorArie Utarian, Dr. i, dr. SpAn. KAPUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 18 Oct 2017 23:13
Last Modified: 18 Oct 2017 23:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64303
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item