Penanganan kasus sepsis di ruang Resusitasi ditinjau dari pelaksanaan EGDT yang dianjurkan pada pasien pediatri dengan sepsis di RSUD DR. Soetomo Surabaya

Johannes Panondang Gultom, dr (2017) Penanganan kasus sepsis di ruang Resusitasi ditinjau dari pelaksanaan EGDT yang dianjurkan pada pasien pediatri dengan sepsis di RSUD DR. Soetomo Surabaya. Other thesis, Airlangga university.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak ppds ar 15 17.pdf

Download (172kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
ppds ar 15 17.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

LATAR BELAKANG Mortalitas sepsis berat dan syok sepsis pada pasien pediatri masih tinggi. Di Indonesia khususnya di Surabaya masih belum ada data protokol resmi. Jika telah terjadi disfungsi organ maka proses severitas akan berlangsung progresif dan meningkatkan mortalitas. Dibutuhkan deteksi dini, diagnosis dan penanganan yang terpadu dengan protokol yang sesuai pada kondisi Indonesia. HIPOTESIS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan sepsis berat dan syok sepsis pada pediatri bedasarkan protokol EGDT ACCM-PALS dengan melihat hasil berupa penurunan mortalitas. METODE Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional prospektif. Pasien yang didiagnosa sepsis berat dan syok sepsis yang dirawat diruang resusitasi, dr. Soetomo Surabaya diambil data pelaksanaan dan evaluasi terhadap protokol sepsis berat dan syok sepsis dalam periode Januari – Maret 2016. Sampel diambil secara total dari populasi. Dievaluasi tindakan dan hasil keluaran . HASIL Dengan menggunakan analisis deskriptif didapatkan secara keseluruhan penanganan terhadap bundle resusitasi yang harus dipenuhi »50% dalam 60 menit pertama mencapai 53.84% dari total variabel, dengan rincian pada variabel loading cairan 38.46%, pemakaian vasoaktif 69.23%, pemberian antibiotik 69.23%, koreksi kadar glukosa 69.23%, koreksi kadar kalsium 0%, kultur 0% dan penggunaan hidrokortison sebesar 0%. Pada 60 menit kedua, kepatuhan terhadap variabel mencapai 0% dan angka tidak terpenuhi sebesar 100%. Mortalitas sebesar 38.46%, menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 46.67%. KESIMPULAN Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa penggunaan protokol ACCM-PALS membantu menurunkan angka mortalitas pada pasien pediatri yang mengalami sepsis berat dan syok sepsi pada ruang resusitasi RS DR Soetomo. Hanya penggunaan protokol ini masih memerlukan penyesuaian dengan kondisi penyakit Indonesia khususnya Jawa Timur.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: kka kk ppds ar 15 17
Uncontrolled Keywords: sepsis berat, sepsis syok, ACCM-PALS guidelines, pediatric
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Anestesiologi dan Reanimasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Johannes Panondang Gultom, drUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorArie Utariani,, DR. dr. SpAn KAPUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 18 Oct 2017 23:23
Last Modified: 18 Oct 2017 23:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64310
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item