KEABSAHAN KLAIM DALAM JARINGAN UNTUK ASURANSI KESEHATAN PADA PT. ALLIANZ LIFE INDONESIA

DARIA ARISTA KOTHA MEO, 031311133069 (2017) KEABSAHAN KLAIM DALAM JARINGAN UNTUK ASURANSI KESEHATAN PADA PT. ALLIANZ LIFE INDONESIA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FH.186.17 . Meo.k - ABSTRAK.pdf

Download (711kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FH.186.17 . Meo.k - SEC.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kemajuan dibidang teknologi (IT) membuat perusahaan asuransi menciptakan berbagai inovasi agar dapat menarik calon nasabah untuk membeli produk asuransinya. Inovasi tersebut diciptakan guna mempermudah dan dapat mengefisiensikan waktu sehingga tertanggung dapat membentuk perjanjian asuransi melalui dalam jaringan. Transaksi bisnis e-commerce menimbulkan hubungan hukum yang digunakan adalah business to consumer (B2C). B2C adalah transaksi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi kepada calon nasabah melalui website untuk menawarkan berbagai produk – produk asuransinya. Akan tetapi penjualan produk asuransi melalui dalam jaringan dirasa kurang cukup bagi perusahaan asuransi, sehingga muncul berbagai inovasi lainnya yaitu klaim dalam jaringan. Klaim dalam jaringan merupakan klaim yang dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, yang dapat mengefisienkan waktu hanya dengan mengirimkan sebuah foto yang dimasukan dalam sebuah aplikasi yang dibuat oleh perusahaan asuransi. Sehingga perihal keabsahan perjanjian asuransi dalam jaringan yang berkaitan dengan pembayaran klaim asuransi tersebut harus sesuai dengan pasal 1320 BW yaitu syarat umum sahnya perjanjian dan 1338 BW mengenai pembayaran klaim yang tentunya perusahaan asuransi memiliki kebijakannya sendirisendiri. Untuk keabsahan sistem klaim dalam jaringan itu sendiri harus tunduk pada Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008 jo. Undang - Undang Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang didalamnya mengatur tentang syarat minimum pengoprasian sistem elektronik, kesepakatan menggunakan sistem elektronik, dan berbagai hal yang menyangkut pengaturan yang harus diterapkan dalam aplikasi tersebut. Kemudian pembelian asuransi melalui dalam jaringan serta klaim dalam jaringan yang dilakukan oleh tertanggung, harus mendapatkan perlindungan hukum yang selayaknya sehingga pembayaran klaim dapat terlaksana dengan baik, dan tidak merugikan pihak penanggung maupun tertanggung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FH.186/17 Meo k
Uncontrolled Keywords: Perjanjian asuransi, dalam jaringan, klaim dalam jaringan, keabsahan, perlindungan hukum.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
DARIA ARISTA KOTHA MEO, 031311133069UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorZahry Vandawati Chumaida, Dr. S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 27 Dec 2017 22:11
Last Modified: 17 Jan 2018 22:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64341
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item