PEMOGOKAN SEBAGAI FORCE MAJEURE DALAM KONTRAK DAGANG INTERNASIONAL DI INDONESIA DAN TANGGUNG GUGAT IMPORTIR

MUHAMMAD FAHMI ABDILLAH, 031311133183 (2017) PEMOGOKAN SEBAGAI FORCE MAJEURE DALAM KONTRAK DAGANG INTERNASIONAL DI INDONESIA DAN TANGGUNG GUGAT IMPORTIR. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FH.191.17 . Abd.p - ABSTRAK.pdf

Download (223kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FH.191.17 . Abd.p - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 20 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang : Di dalam kontrak dagang internasional khususnya mengenai transaksi jual beli barang melalui transportasi laut, pihak yang terlibat dalam transaksi tersbut tidak hanya penjual ataupun pembelinya saja atau yang dalam hal ini kita sebut importir dan eksportir. Namun, meluas ke perusahaan pengangkutan dan perusahaan jasa kepelabuhanan. Salah satu yang menjadi permasalahan dalam sebuah kontrak dagang internasional tersebut adalah tidak dipenuhi suatu prestasi oleh salah satu pihak. Ada kalanya terhambatnya pemenuhan prestasi tersebut bukan karena kesalahan para pihak melainkan adanya suatu keadaan yang memaksa atau yang kita sebut dengan Force Majeure sehingga pemenuhan prestasi tersebut menjadi terhambat. Salah satu contoh keadaan memaksa atau Force Majeure adalah aksi stop kerja anggota serikat pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) di pelabuhan tanjung priok pada 15 Mei 2017 – 20 Mei 2017 sehingga hal tersebut mematikan kegiatan operasional PT Pelindo II.Kemudian, dalam penulisan ini akan menjawab bagaimanakah tanggung gugat importir atas kejadian Force Majeure tersebut. Metode : Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan tipe penelitian normatif dengan pendekatan undang-undang, konseptual, dan kasus. Kesimpulan : Menurut ketentuan dalam Undang-undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan, maka tanggung gugat importir atas kejadian Force Majeure ini adalah terhadap perusahaan jasa kepelabuhanan, dan upaya hukum yang dapat dilakukan adalah tuntutan ganti rugi kepada perusahaan jasa kepelabuhanan yakni PT Pelindo II

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FH.191/17 Abd p
Uncontrolled Keywords: Mogok, Force Majeur, Tanggung Gugat, Importir
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3150 Public law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MUHAMMAD FAHMI ABDILLAH, 031311133183UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMasitoh Indriani, S.H.,LL.MUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 27 Dec 2017 22:15
Last Modified: 17 Jan 2018 22:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64349
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item