EKSPRESI RANKL PADA SOKET PENCABUTAN GIGI DENGAN PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera) DAN DFDBBX TERHADAP MARMUT (Cavia Cobaya)

ADRIAN ALFIANDY, 021418076308 (2017) EKSPRESI RANKL PADA SOKET PENCABUTAN GIGI DENGAN PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera) DAN DFDBBX TERHADAP MARMUT (Cavia Cobaya). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (full text)
KTA ADRIAN ALFIANDY ... PERPUS edit.pdf
Restricted to Registered users only until 20 October 2020.

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Pencabutan gigi merupakan suatu tindakan mengeluarkan gigi dari soket tulang alveolar. Pencabutan gigi akan diikuti dengan proses resorpsi tulang alveolar karena proses ini tidak dapat dihindari dan merupakan suatu proses fisiologis. Hal ini akan mengakibatkan perubahan yang signifikan dan dapat mengganggu pemasangan gigi tiruan jembatan maupun implan. Kehilangan dukungan tulang alveolar akan mempengaruhi retensi, kestabilan dan kenyamanan pemakaian gigi tiruan. Oleh karena itu sangatlah penting mempertahankan alveolar ridge pada saat pencabutan. Preservasi soket merupakan suatu prosedur yang bertujuan mengurangi kehilangan tulang setelah pencabutan gigi. Salah satu jenis material xenograft yang sering digunakan adalah demineralize freeze bone bovine xenograft. Salah satu kunci regulasi dari proses osteklastogenesis adalah ikatan RANKL. Adanya penurunan jumlah RANKL berarti dapat menekan proses terbentuk nya osteoklas sehingga proses resorpsi pada tulang dapat dicegah. Pemberian kombinasi ekstrak daun kelor dan DFDBBX diharapkan dapat menurunkan jumlah RANKL. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kombinasi ekstrak daun kelor dan DFDBBX terhadap jumlah RANKL pada soket pencabutan gigi. Material dan Metode: 56 ekor Cavia cobaya yang dibagi menjadi empat kelompok, gigi insisivus kiri rahang bawah dicabut kemudian dilakukan preservasi soket. Kelompok pertama adalah kelompok kontrol dengan pemberian PEG dalam soket pencabutan, kelompok kedua diberi DFDBBX, kelompok ketiga diberi ekstrak daun kelor, dan kelompok keempat diberi kombinasi DFDBBX dan ekstrak daun kelor. Pada hari ke-7 dan 30, Cavia cobaya dieksekusi dan diperiksa dengan tehnik imunohistokimia. Data penelitian dianalisis menggunakan One Way Anova dan Tukey HSD. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dengan kelompok yang diberi kombinasi DFDBBX dan ekstrak daun kelor. Pada hari ke-7 dan 30, kelompok yang diberi kombinasi DFDBBX dan ekstrak daun kelor menunjukkan jumlah RANKL terendah. Kesimpulan: kombinasi DFDBBX dan ekstrak daun kelor mampu menurunkan RANKL pada soket pencabutan

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDGS.PROS 02/17 Alf e
Uncontrolled Keywords: demineralize freeze bone bovine xenograft, ekstrak daun kelor, RANKL, preservasi soket
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Prosthodontics
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ADRIAN ALFIANDY, 021418076308UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSoekobagiono, , drg., MS., Sp.Pros (K)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 19 Oct 2017 23:35
Last Modified: 19 Oct 2017 23:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64392
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item