DAYA HAMBAT MINYAK BUNGA CENGKEH (EUGENIA AROMATICUM) TERHADAP PERTUMBUHAN POLIBAKTERI PADA RECURRENT APTHOUS STOMATITIS (RAS)

ARYO NUGROHO PUTRO, 021011139 (2016) DAYA HAMBAT MINYAK BUNGA CENGKEH (EUGENIA AROMATICUM) TERHADAP PERTUMBUHAN POLIBAKTERI PADA RECURRENT APTHOUS STOMATITIS (RAS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
KG. 142-17 Put d abstrak.pdf

Download (475kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
KG. 142-17 Put d fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Recurrent Apthous Stomatitis (RAS) merupakan penyakit rongga mulut berbentuk ulser disertai rasa nyeri, tanpa adanya tanda-tanda penyakit lainnya. Ulser tertutup membran selaput berwarna kuning keabu-abuan dan dikelilingi oleh erythematous haloes. RAS menjangkit sekitar 20% populasi pada umumnya. RAS merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, akan tetapi dengan adanya peran polibakteri menyebabkan infeksi sekunder yang dapat memperlambat penyembuhan luka. Minyak bunga cengkeh (Eugenia aromaticum) merupakan salah satu obat herbal yang mempunyai kandungan eugenol, eugonel acetate, caryophyllene dan alpha-humelene yang dapat berperan sebagai agen antibakteri. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daya hambat minyak bunga cengkeh (Eugenia aromaticum) terhadap pertumbuhan polibakteri pada ulser RAS. Dilakukan swab ulser menggunakan teknik Levine dan ditanam pada media Brain Heart Infusion Broth. Minyak bunga cengkeh (Eugenia aromaticum) diencerkan menjadi beberapa konsentrasi: 1.8%, 1.5%, 1.2%, 0.9% dan 0,6%. Inokulum bakteri dimasukan dalam minyak bunga cengkeh (Eugenia aromaticum) dan ditanam pada media nutrient agar. Setelah diinkubasi selama 24 jam, dilakukan penghitungan jumlah koloni polibakteri RAS. Hasil. Tidak terdapat pertumbuhan pada konsentrasi 1.8%, 1.5% dan 1,2%, Pada konsentrasi 0.9% dan 0.6 % terdapat pertumbuhan koloni polibakteri. Simpulan. Minyak bunga cengkeh (Eugenia aromaticum) dapat menghambat pertumbuhan polibakteri RAS. Konsentrasi daya hambat minimum (MIC) terdapat pada konsentrasi 1.2% dan Konsentrasi daya bunuh minimum (MBC) terdapat pada konsentrasi 1.5%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG. 142-17 Put d
Uncontrolled Keywords: Minyak bunga cengkeh, Eugenia Aromaticum, Polibakteri, Recurrent Aphthous Stomatitis
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ARYO NUGROHO PUTRO, 021011139UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSidarningsih, drg., M.KesUNSPECIFIED
ContributorRini Devijanti R, Dr., drg., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 23 Oct 2017 15:57
Last Modified: 23 Oct 2017 15:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64477
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item