UJI AKTIVITAS ANALGESIK SENYAWA 4-KLOROBENZOILUREA TERHADAP MENCIT (Mus musculus) DENGAN METODE WRITHING TEST

SATRIO WICAKSONO, 051211133069 (2017) UJI AKTIVITAS ANALGESIK SENYAWA 4-KLOROBENZOILUREA TERHADAP MENCIT (Mus musculus) DENGAN METODE WRITHING TEST. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
FF.KF.01-17 Wic u ABSTRACT.pdf

Download (218kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FF.KF.01-17 Wic u SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 24 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam rangka pengembangan calon obat baru dari kelompok obat analgesik, maka dilakukan sintesis senyawa 4-klorobenzoilurea yang diharapkan memiliki aktivitas analgesik, karena senyawa tersebut memiliki ciri-ciri yang hampir mirip dengan obat golongan analgesik yaitu asam asetilsalisilat. Oleh karena itu, perlu diketahui apakah senyawa 4-klorobenzoilurea mempunyai aktivitas analgesik dan bagaimana potensi analgesiknya bila dibandingkan dengan senyawa pembanding asam asetilsalisilat dan juga senyawa induknya yaitu benzoilurea. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji aktivitas analgesik senyawa 4-klorobenzoilurea melalui metode Writhing test dengan menggunakan hewan coba yaitu mencit (Mus musculus). Sebagai senyawa pembanding digunakan asam asetilsalisilat dan benzoilurea (senyawa induknya). Senyawa 4-klorobenzoilurea disintesis melalui reaksi asilasi dengan mereaksikan urea dan 4-klorobenzoil klorida menggunakan pelarut tetrahidrofuran dengan penambahan trietilamin sebagai basa yang berfungsi untuk mengikat HCl sebagai hasil samping reaksi dan sebagai katalis. Senyawa hasil sintesis kemudian direkristalisasi dengan etanol panas. Dari rekristalisasi senyawa tersebut diperoleh hasil berupa zat padat berbentuk serbuk kristal, bewarna putih, tidak berbau dan tidak berasa. Senyawa tersebut tidak larut dalam air, etanol, metanol, tetapi larut dalam etanol panas, metanol panas dan aseton. Presentase hasil sintesis dari senyawa tersebut adalah sebesar 14.88%. Senyawa hasil sintesis lalu diuji kemurniannya dengan penentuan jarak lebur dan uji kromatografi lapis tipis (KLT). Berdasarkan hasil pemeriksaan jarak lebur, senyawa hasil sintesis memiliki jarak lebur antara 219o – 221o C, sedangkan hasil untuk uji kromatografi lapis tipis dengan tiga macam fase gerak yaitu kloroform : etil asetat : aseton (1 : 2 : 1), kloroform : aseton (7 : 3), dan kloroform : etil asetat (7 : 3) didapati bahwa noda yang dihasilkan adalah tunggal. Berdasarkan hasil uji kemurnian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa senyawa hasil sintesis adalah murni. Identifikasi struktur senyawa hasil sintesis dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV dan menggunakan spektrofotometer inframerah (FT-IR). Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat diketahui bahwa senyawa hasil sintesis adalah 4- klorobenzoilurea. Aktivitas analgesik senyawa ditetapkan dengan metode Writhing test dengan hewan coba mencit (Mus musculus). Senyawa diuji dengan dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB diberikan pada mencit secara intraperitoneal 20 menit sebelum diberi induksi nyeri. Induksi nyeri dilakukan dengan cara menginjeksikan larutan asam asetat 0,6%. Respon nyeri yang berupa frekuensi geliat tampak 5 menit setelah induksi nyeri. Lalu pengamatan dan perhitungan frekuensi geliatan diamati selama 30 menit. Hasil uji aktivitas analgesik dihitung dari frekuensi geliat berdasarkan persentase hambatan nyeri. Dari % hambatan nyeri nantinya akan diketahui nilai ED50. Setelah dilakukan perhitungan, ED50 dari 4-klorobenzoilurea didapati sebesar 128,08 mg/kg BB, ED50 dari benzoilurea sebesar 140,83 mg/kg BB dan ED50 dari asam asetilsalisilat sebesar 82,76 mg/kgBB. Berdasarkan statistik, senyawa 4-klorobenzoilurea memiliki aktivitas analgesik yang sama jika dibanding dengan senyawa induknya yaitu benzoilurea, dan memiliki aktivitas analgesik yang lebih rendah jika dibanding dengan senyawa asam asetilsalisilat. Dengan demikian, disarankan perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk dikembangkannya senyawa 4-klorobenzoilurea sebagai calon obat baru yang mempunyai aktivitas analgesik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FF.KF.01/17 Wic u
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SATRIO WICAKSONO, 051211133069UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSiswandono, Dr., Apt., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 23 Oct 2017 19:56
Last Modified: 23 Oct 2017 19:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64556
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item