SINTESIS SENYAWA N-(4-HIDROKSIFENIL)-4-METILBENZAMIDA DAN UJI AKTIVITAS ANALGESIKNYA PADA MENCIT (Mus musculus)

NITIYAWATHY RAMACHANDRAM, 051211133102 (2017) SINTESIS SENYAWA N-(4-HIDROKSIFENIL)-4-METILBENZAMIDA DAN UJI AKTIVITAS ANALGESIKNYA PADA MENCIT (Mus musculus). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
FF.KF.05-17 Ram s ABSTRAK.pdf

Download (143kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FF.KF.05-17 Ram s SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 24 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Modifikasi stuktur parasetamol bertujuan untuk mendapatkan senyawa analgesik turunannya yang memiliki aktivitas analgesik yang lebih tinggi dibanding parasetamol. Senyawa N-(4-Hidroksifenil)-4-Metilbenzamida senyawa turunan parasetamol telah berhasil disintesis dan diuji aktivitas analgesiknya pada mencit (Mus musculus). Sintesis senyawa N-(4-Hidroksifenil)-4-Metilbenzamida dilakukan berdasarkan metode Schotten Baumann dengan mereaksikan parasetamol dengan, 4-Metilbenzoil klorida dalam pelarut aseton dengan piridin sebagai basa yang berfungsi juga sebagai pengikat HCl dan katalisator. Reaksi substitusi nukleofilik terjadi pada gugus –OH parasetamol dan atom H pada gugus tersebut akan disubstitusi oleh 4-Metilbenzoil klorida. Hasil sintesis yang diperoleh sebesar 54,84%, berupa padat coklat muda. Senyawa hasil sintesis diuji kemurnian dengan uji jarak lebur dan kromatografi lipis tipis, hasil uji jarak lebur senyawa hasil sintesis berbeda dengan senyawa parasetamol, begitu juga dengan uji KLT dengan menggunakan 3 eluen yang berbeda, yaitu etil asetat : n-heksan (4:6), etil asetat : kloroform (4:2), dan etil asetat : metanol (5:1), sedangkan untuk konfirmasi struktur dilakukan dengan metode spekrofotometri ultraviolet, spektrofotometri inframerah dan spektrometri magnet inti (1H-NMR). Hasil spektrum UV menunjukkan bahwa ada perbedaan λ maks antara senyawa hasil sintesis dan parasetamol, hasil spektrum IR menunjukkan bahwa senyawa hasil sintesis telah memiliki gugus fungsi yang berbeda dari parasetamol, dan hasil spektrum (1HNMR) menunjukkan bahwa ada perbedaan jumlah H pada senyawa hasil sintesis dan parasetamol. Uji aktivitas analgesik dilakukan dengan memberikan senyawa uji dan senyawa penginduksi nyeri pada mencit secara intraperitoneal dengan metode Writhing test. Senyawa uji N-(4-Hidroksifenil)-4-Metilbenzamida dengan dosis 100, 50, dan 25 mg/kg BB diberikan 20 menit sebelum induksi nyeri oleh larutan asam asetat 0,6 % volume 0,01 ml/g BB. Respon nyeri diamati 5 menit setelah pemberian induksi nyeri dalam waktu selama 30 menit. Aktivitas analgesik dihitung dari frekuensi geliat berdasarkan persentase hambatan nyeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa N-(4-Hidroksifenil)-4- Metilbenzamida pada dosis 25 mg/kg BB mempunyai persentase hambatan nyeri sebesar 44,98%, pada dosis 50 mg/kg BB sebesar 55,03%, dan pada dosis 100 mg/kg BB sebesar 76,32%. Senyawa pembanding parasetamol pada dosis 25 mg/kg BB mempunyai persentase hambatan nyeri sebesar 18,90%, pada dosis 50 mg/kg BB sebesar 33,97%, dan pada dosis 100 mg/kg BB sebesar 48,57%. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa senyawa N-(4- Hidroksifenil)-4-metilbenzamida mempunyai aktivitas analgesik yang lebih tinggi dibanding parasetamol. Sebagai saran adalah perlu diakukan penelitian lebih lanjut mengenai toksisitas senyawa N-(4-Hidroksifenil)-4-Metilbenzamida.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FF.KF.05/17 Ram s
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NITIYAWATHY RAMACHANDRAM, 051211133102UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBAMBANG TRI PURWANTO, Dr., Apt., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 23 Oct 2017 20:46
Last Modified: 23 Oct 2017 20:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64574
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item