PENGEMBANGAN MODEL KETAHANAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA MADURA DALAM PENCEGAHAN SEKSUAL PRANIKAH REMAJA

FITRIAH, 101417087303 (2017) PENGEMBANGAN MODEL KETAHANAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA MADURA DALAM PENCEGAHAN SEKSUAL PRANIKAH REMAJA. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] Text (full text)
DISERTASI FITRIAH 101417087303.compressed.pdf
Restricted to Registered users only until 24 October 2020.

Download (1MB)

Abstract

Introduksi: Masyarakat Madura yang dikenal dengan kehidupan religius kuat dan memegang teguh norma-norma dalam pergaulan terjadi peningkatan kasus seksual pranikah remaja. Tujuan penelitian adalah mengembangkan model ketahanan keluarga berbasis budaya Madura dalam pencegahan seksual pranikah remaja. Metode: Penelitian ini terdiri dari dua tahap. Tahap pertama menggunakan pendekatan cross sectional. Sedangakan tahap kedua dengan pendekatan pre-post test design. Sampel tahap pertama sebanyak 165 siswa Madura yang menempuh pendidikan setingkat SMA di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep yang memenuhi kriteria inklusi dari 424 SMA. Tahap kedua sebanyak 30 orang tua dan remaja. Variabel penelitian ini adalah faktor budaya dan struktur sosial, keluarga, dan kepribadian remaja, ketahanan keluarga, pencegahan keluarga dan pencegahan remaja. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis tahap pertama menggunakan model struktural dengan PLS (Partial Least Square). Analisis tahap kedua menggunakan sample paired t test. Hasil dan analisis: Faktor budaya dan struktur sosial serta personal remaja berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap pencegahan seksual remaja. Pengaruh tidak langsung melalui ketahanan keluarga dan pencegahan keluarga berdasar budaya Madura lebih kuat dibanding pengaruh langsung. Faktor keluarga dan ketahanan keluarga tidak berpengaruh langsung terhadap terhadap pencegahan seksual pranikah oleh remaja tetapi melalui pencegahan keluarga karena memiliki nilai T statistik < 1,96. Temuan baru dari penelitian ini adalah terbentuknya model ketahanan keluarga berdasarkan budaya Madura dapat mencegah seksual pranikah remaja. Keluarga Madura yang menjunjung tinggi budaya Madura dapat meningkatkan kemampuan dalam pencegahan remaja pranikah seksual yang lebih efektif. Pembahasan dan Kesimpulan: Budaya Madura menjadi potensi sumber ketahanan keluarga untuk kontrol di kalangan remaja. Tugas keluarga dibantu oleh tokoh masyarakat adalah mempertahankan nilai-nilai budaya Madura yang religius dan sudah menjadi panduan dalam mengasu

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis IK 24/17 Fit p
Uncontrolled Keywords: Ketahanan keluarga, pencegahan oleh keluarga, seksual pranikah remaja
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FITRIAH, 101417087303UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNursalam, M, Prof. Dr. H. .Nurs (Hons)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 23 Oct 2017 20:48
Last Modified: 23 Oct 2017 20:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64575
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item