DETEKSI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK BUTANOL - METANOL FILTRAT HASIL FERMENTASI Streptomyces sp. K6 TERHADAP E.coli ATCC-8739 DENGAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS-BIOAUTOGRAFI

FITRIA AYU PRAMISWARI, 051311133013 (2017) DETEKSI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK BUTANOL - METANOL FILTRAT HASIL FERMENTASI Streptomyces sp. K6 TERHADAP E.coli ATCC-8739 DENGAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS-BIOAUTOGRAFI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
FF.KF.12-17 Pra d ABSTRAK.pdf

Download (25kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FF.KF.12-17 Pra d SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 24 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infeksi adalah proses invasif oleh mikroorganisme yang tumbuh serta berkembang biak untuk menghasilkan jaringan atau sel baru yang dapat menyebabkan sakit pada inang yang dijangkit (Potter dan Perry, 2005). WHO (World Health Organization) melaporkan bahwa pada tahun 2012 infeksi menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kematian pada semua kelompok umur. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Balitbankes, infeksi masih menjadi penyebab kematian utama di Indonesia pada tahun 2014. Salah satu upaya pengendalian penyakit yang disebabkan karena infeksi yaitu dengan mengendalikan populasi bakteri yang dapat menimbulkan infeksi atau gangguan kesehatan lainnya dengan menggunakan antibiotik. Namun dalam beberapa dekade terakhir, resistensi terhadap antibakteri telah menjadi ancaman pada pengobatan terhadap infeksi yang disebabkan oleh bakteri, parasit, dan virus (WHO, 2014). Penemuan antibakteri baru menjadi salah satu prioritas utama. Salah satu cara untuk mendapatkan antibakteri baru yang memiliki aktivitas penghambatan bakteri patogen lebih baik yaitu dengan cara melakukan fermentasi mikroba dengan spesies atau strain yang baru. Mikroba yang berpotensi untuk menghasilkan senyawa antibakteri yaitu Streptomyces sp. yang merupakan bakteri penghasil setengah dari 10.000 senyawa bioaktif yang telah dipatenkan (Anderson dan Wellington, 2001). Salah satu strain dari Streptomyces sp. yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri yaitu Streptomyces sp. K6 yang didapatkan dari hasil isolasi tanah di daerah Krian, Sidoarjo (Isnaeni, 2016). Pada penelitian ini Streptomyces sp. K6 dipilih karena penelitian terdahulu menunjukkan bahwa ekstrak n-butanol dari hasil fermentasi Streptomyces sp. K6 memiliki aktivitas antibakteri terhadap Candida albicans, Staphylococcus aures, Pseudomonas aeruginosa, dan Echerichia coli (Isnaeni dkk., 2016) Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak butanol-metanol (1:1,v/v) filtrat hasil fermentasi Streptomyces sp. K6 dan konsentrasi hambat minimumnya terhadap Escherichia coli dengan menggunakan metode KLT-Bioautografi. Streptomyces sp. K6 difermentasi selama 5 hari dalam media ISP-4 cair untuk menghasilkan senyawa antibakteri. Filtrat hasil fermentasi dikeringkan menggunakan freeze dry menghasilkan serbuk yang kemudian diekstraksi dengan menggunakan butanol-metanol (1:1,v/v). Senyawa dalam ekstrak dipisahkan menggunakan kromatografi lapis tipis dengan fase gerak metanol:air dalam berbagai perbandingan. Dari pemilihan fase gerak didapatkan hasil pada perbandingan (9:1), (8:2), (7:3), (6:4), (4:6), (3:7) hanya menghasilkan satu noda dan pada perbandingan (2:8) serta (1:9) terjadi tailing. Sedangkan pada metanol:air (5:5) dihasilkan dua noda dengan nilai Rf 0,73 dan 0,83. Sehingga dapat disimpulkan bahwa fase gerak terbaik untuk memisahkan senyawa dalam ekstrak adalah metanol:air (5:5). Uji aktivitas antibakteri dan penentuan konsentrasi hambat minimum dilakukan dengan metode bioautografi. Berdasarkan hasil KLT preparatif yang diuji secara bioautografi menunjukkan bahwa noda dengan rf 0,73 dan 0,83 memiliki aktivitas dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Konsentrasi hambat minimum ekstrak butanol-metanol dilakukan dengan menotolkan 20 μl ekstrak dalam berbagai konsentrasi dan didapatkan hasil bahwa konsentrasi terkecil yang dapat menghambat pertumbuhan Escherichia coli adalah 0,380 ppm dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 4,23+0,42 mm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FF.KF.12/17 Pra d
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
FITRIA AYU PRAMISWARI, 051311133013UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorISNAENI, Dr., MS., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 23 Oct 2017 22:05
Last Modified: 23 Oct 2017 22:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64601
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item