APLIKASI METODE PERT/CPM DAN FISHBONE DIAGRAM UNTUK OPTIMALISASI WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DUA LANTAI TYPE 64 MILIK PT GRAHA MUKTI INDAH

ACHMAD YANI SUHARTONO, 041211232035 (2017) APLIKASI METODE PERT/CPM DAN FISHBONE DIAGRAM UNTUK OPTIMALISASI WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DUA LANTAI TYPE 64 MILIK PT GRAHA MUKTI INDAH. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
B.222.17 . Suh.a - ABSTRAK.pdf

Download (145kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
B.222.17 . Suh.a - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 24 October 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Proyek adalah sebuah aktivitas dengan titik mulai dan akhir yang dinyatakan dengan jelas (Slack, 2009). Proyek merupakan bagian dari desain sebuah organisasi dan merupakan bentuk dari impelentasi strategi (Heaghney, 2012). Dalam beberapa perusahaan, proyek dapat sangat menentukan kualitas produknya, seperti yang ditemui pada perusahaan konstruksi atau developer. Mengingat pentingnya peranan proyek dalam perusahaan, maka prinsip – prinsip manajemen perlu diterapkan dalam pelaksanaan proyek agar proyek tersebut mampu memberikan hasil yang sesuai dengan standar dan kebutuhan pemilik maupun pengguna proyek. Implementasi teknik manajemen pada pelaksanaan proyek disebut manajemen proyek. Manajemen proyek adalah penerapan pengetahuan, keahlian, tools, dan teknik pada aktivitas – aktivitas dalam proyek untuk memenuhi kebutuhan proyek (PMBOK, 2000). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan waktu optimal pelaksanaan proyek, biaya tambahan yang ditimbulkan dari percepatan tersebut, serta pemetaan faktor – faktor penyebab masalah dalam pelaksanaan proyek. Objek yang diteliti adalah proyek pembangunan rumah dua lantai type 64 milik PT Graha Mukti Indah. Teknik yang digunakan untuk menentukan waktu optimal pengerjaan adalah Project Evaluation and Review Technique (PERT) dan Critical Path Method (CPM), sedangkan hubungan sebab – akibat antar faktor penyebab masalah utama ditemukan dengan metode Fishbone Diagram. Hasil dari analisa dan perhitungan yang dilakukan menyatakan bahwa waktu optimal penyelesaian proyek ini adalah selama 205,45 hari, dilaksanakan dengan penerapan kerja lembur pada seluruh aktivitas proyek. Tambahan biaya dari percepatan yang dilakukan adalah sebesar Rp 60.000,- per pekerja per hari. Sedangkan melalui analisa menggunakan fishbone diagram, ditemukan bahwa masalah utama dalam pelaksanaan proyek adalah penundaan pada beberapa aktivitas proyek. Terdapat empat faktor utama yang menyebabkan masalah ini, yaitu SDM, Lingkungan, Komunikasi Internal, dan Material.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 B.222/17 Suh a
Uncontrolled Keywords: Manajemen Proyek, Konstruksi, PERT, CPM, fishbone diagram
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ACHMAD YANI SUHARTONO, 041211232035UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPuspandam Katias, Drs., MMUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 28 Dec 2017 15:43
Last Modified: 17 Jan 2018 18:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64612
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item