ANALISA PROSES PENGGILINGAN TEBU PADA MESIN GILING I DALAM PROSES PRODUKSI GULA DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA PG. KREBET BARU I

INGGAR PERMATA SETYA, 041112310 (2017) ANALISA PROSES PENGGILINGAN TEBU PADA MESIN GILING I DALAM PROSES PRODUKSI GULA DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA PG. KREBET BARU I. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
B.263.17 . Set.a - ABSTRAK.pdf

Download (62kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
B.263.17 . Set.a - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 25 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Persaingan di dunia industri dan ketidakstabilan perekonomian mengharuskan suatu perusahaan untuk lebih meningkatkan efisiensi kegiatan operasinya yang dapat dilihat dari proses produksi, khususnya di industri manufaktur. Oleh karena itu, pada penelitian ini, penulis meneliti proses penggilingan tebu pada mesin Giling I dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Metode OEE akan menunjukkan bagaimana perbaikan dilakukan secara menyeluruh, kualitas produk yang dihasilkan, perbaikan mesin, dan keandalan yang akan mempengaruhi dalam proses produksi. Rumus OEE diperoleh dari perhitungan nilai Availability, Performance, dan Quality yang akan dilakukan secara detail serta mengidentifikasi faktor kerugian dan kerusakan yang terjadi (six big losses) dari tiap – tiap bagian. Setelah dilakukan perhitungan total efektivitas mesin (OEE), secara rata – rata selama IX periode DMG 2016 dari bulan Juni sampai November nilai OEE yang didapat sebesar 81,21%. Nilai ini masih jauh dibawah standar JIPM yaitu ≥ 85%. NIlai OEE rendah karena dipengaruhi oleh nilai Performance Efficiency yang paling rendah diantara komponen OEE yaitu sebesar 82,01% Dan setelah ditelusuri dengan rumus OEE six big losses diketahui bahwa reduced speed loss (94,25%) merupakan penyebab rendahnya nilai Performance Efficiency yang berdampak pada rendahnya nilai OEE. Selanjutnya, melalui analisis fishbone diagram, dapat di identifikasi akar permasalahan penyebab terjadi reduced speed loss yang tinggi. Dan berdasarkan hasil analisis permasalahan reduced speed loss menggunakan fishbone diagram tersebut, diperoleh usulan perbaikan untuk perawatan mesin yaitu dengan melibatkan dan mengintegrasikan komponen mesin, manusia, lingkungan, metode dan material. Sehingga diperoleh sistem perawatan yang bisa dijadikan dasar PG Krebet Baru I untuk menerapkan sistem pemeliharaan yang baik guna meningkatkan kinerja mesin secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 B.263/17 Set a
Uncontrolled Keywords: Mesin Giling, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Speed Loss, Fishbone Diagram
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9720-9975 Manufacturing industries
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
INGGAR PERMATA SETYA, 041112310UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTuwanku Aria Auliandri, S.E., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 28 Dec 2017 17:37
Last Modified: 17 Jan 2018 18:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64736
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item