PENGARUH PEMBERIAN POVIDONE IODINE INTRAREKTAL DALAM MENURUNKAN ANGKA BAKTEREMIA, BAKTERIURIA, DAN SIRS P ASCA TRUS BIOPSI PROSTAT Penelitian Prospekti/Eksperimental di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

RIFKY AULIA, 010981905 (2017) PENGARUH PEMBERIAN POVIDONE IODINE INTRAREKTAL DALAM MENURUNKAN ANGKA BAKTEREMIA, BAKTERIURIA, DAN SIRS P ASCA TRUS BIOPSI PROSTAT Penelitian Prospekti/Eksperimental di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (180kB) | Preview
[img] Text (full text)
TA. RIFKY AULIA.pdf
Restricted to Registered users only until 26 October 2020.

Download (2MB)

Abstract

Membandingkan angka bakteriuria, bacteremia, dan SIRS pasca TRUS biopsi prostat pada pasien yang diberikan povidone iodine intrarektal, enema, dan antibiotika profilaksis dengan yang diberikan enema dan antibiotika profilaksis saja. Metode dan Materi : Penelitian eksperimental dengan desain penelitian randomisasi acak, 20 orang penderita kecurigaan kanker prostat dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu kelompok I (kontrol) diberikan enema (Dulcolax supp 10 mg) dan antibiotika profilaksis (Ciprofloxacin 1000 mg) saja dan kelompok II (perlakuan) diberikan enema (Dulcolax supp 10 mg), antibiotika profilaksis (Ciprofloxacin 1000 mg), dan povidone iodine intrarektal. Pemeriksaan kultur urin dan swab rektum dilakukan sebelum biopsi, lalu pemeriksaan kultur urin, kultur darah, dan leukosit darah dilakukan 2 hari setelah biopsi. Pemeriksaan antibiogram kultur urin pasca biopsi dicocokkan dengan kultur swab rektum prebiopsi untuk menilai adanya translokasi bakteri. Dilakukan monitoring efek samping selama penelitian. Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan Unpaired T Test atau Mann Whitney sesuai dengan normalitas dan homogenitas sebaran data. Hasil : Tidak didapatkan perbedaan angka bakteriuria antara kedua kelompok (p = 0,26). Sementara bakteremia dan SIRS tidak didapatkan pada kedua kelompok pada 2 hari pasca biopsi prostat. Pada pemeriksaan antibiogram kultur urin pada pasien dengan bakteriuria positif pasca TRUS biopsi prostat didapatkan adanya kecocokan dengan swab rektum prebiopsi prostat, namun hasil ini tidak bermakna secara signifikan diantara kedua grup. Tetapi, saat dilakukan uji korelasi antara swab rektum prebiopsi prostat dan kultur urin pasca biopsi prostat didapatkan hasil yang signifikan (p = 0,04). Kesimpulan : Povidon iodine intrarektal tidak dibutuhkan sebagai prosedur tambahan preparasi rektum sebelum TRUS biopsi prostat dikarenakan pemberian enema dan antibiotika profilaksis saja sudah cukup untuk menurunkan angka bakteruria, bacteremia, dan SIRS pasca TRUS biopsi prostat. Terjadinya bakteriuria disebabkan oleh karena translokasi bakteri dari rektum menuju saluran kemih pasca TRUS biopsi prostat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.UR 06/17 Aul p
Uncontrolled Keywords: Biopsi Prostat, Povidone iodine, Antibiotik profilaksis, Enema, Bakteriuria, Bakteremia, SIRS
Subjects: R Medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Urologi
Creators:
CreatorsEmail
RIFKY AULIA, 010981905UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSunaryo Hardjowijoto, Prof. Dr. dr., SpB, SpU(K),UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 25 Oct 2017 20:46
Last Modified: 25 Oct 2017 20:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64869
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item