PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN (WASTE) PADA PROSES PRODUKSI CARBODY DI DIVISI FABRIKASI PT. INKA (PERSERO) MADIUN MENGGUNAKAN METODE VALSAT

NIDA CHOFIYA ALFIANI, 041211233167 (2017) PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN (WASTE) PADA PROSES PRODUKSI CARBODY DI DIVISI FABRIKASI PT. INKA (PERSERO) MADIUN MENGGUNAKAN METODE VALSAT. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
B.203.17 . Alf.p - ABSTRAK.pdf

Download (25kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
B.203.17 . Alf.p - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 27 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Indonesia, jumlah penumpang kereta api di Indonesia selalu meningkat. Peningkatan jumlah penumpang kereta api menyebabkan kebutuhan akan gerbong kereta api juga meningkat. Produksi kereta api di Indonesia dilakukan oleh PT. Industri Kereta Api (INKA) Madiun. Perusahaan manufaktur tersebut dalam proses produksinya dari bahan mentah menjadi bahan jadi hingga produk siap dikirim ke konsumen, tentu memiliki proses yang kompleks. Seringkali dalam proses tersebut terdapat kegiatan pemborosan (waste) yang tidak memberikan nilai tambah dalam value stream. Akibat adanya pemborosan, waktu proses menjadi lebih lama dan berdampak pada keterlambatan produksi yang akan merugikan perusahaan. Penelitian dilakukan pada perusahaan manufaktur kereta api, yaitu PT. INKA (Persero) Madiun, Divisi Fabrikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan meminimasi pemborosan yang terjadi dalam proses produksi Carbody oleh Divisi Fabrikasi melalui pendekatan Lean Manufacturing. Analisis pemborosan dilakukan menggunakan Value Stream Mapping dengan tools Process Activity Mapping (PAM) dan Supply Chain Response Matrix (SCRM) melalui perhitungan VALSAT. Berdasarkan hasil penelitian, pemborosan yang paling sering terjadi adalah waiting atau waktu tunggu. Waiting disebabkan oleh keterlambatan kedatangan bahan baku sehingga proses produksi tidak dapat dimulai tepat waktu, kapasitas mesin yang tidak sesuai, serta tenaga kerja yang kurang terampil. Berdasarkan PAM, pemborosan berupa non value adding activity (NVA) memakan waktu 271,5 jam atau 16,80% dari total waktu produksi 1616,35 jam yang disebabkan oleh banyaknya aktivitas delay. Sedangkan berdasarkan SCRM, total lead time produksi Carbody sampai ke Divisi Finishing mencapai 131 hari. Setelah dilakukan analisis, usulan perbaikan diberikan untuk mengurangi waste yang terjadi. Berdasarkan usulan perbaikan, secara keseluruhan penurunan NVA terjadi sebesar 88,67% dan lead time berkurang sebesar 15,64%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 B.203/17 Alf p
Uncontrolled Keywords: Lean Manufacturing, pemborosan, Value Stream Mapping, VALSAT.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9720-9975 Manufacturing industries
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NIDA CHOFIYA ALFIANI, 041211233167UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTuwanku Aria Auliandri, SE., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 28 Dec 2017 18:43
Last Modified: 17 Jan 2018 17:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/64937
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item