HUBUNGAN STATUS HIDRASI DENGAN TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA SMP UNGGULAN BINA INSANI SURABAYA

YUVIENTA ERNOVITANIA, 101311133064 (2017) HUBUNGAN STATUS HIDRASI DENGAN TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA SMP UNGGULAN BINA INSANI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (65kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 319-17 Ern h.pdf
Restricted to Registered users only until 31 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kebiasaan salah yang sering dilakukan oleh remaja pada era ini adalah hanya mengkonsumsi air saat dirasa haus, sedangkan rasa haus itu sendiri merupakan tanda dehidrasi. Situasi ini merupakan salah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan penurunan tingkat konsentrasi pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan status hidrasi dengan tingkat konsentrasi belajar pada SMP Unggulan Bina Insani Surabaya. Jenis penelian ini adalah observasional dengan studi cross sectional dan menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 50 siswa. Variabel yang diteliti adalah karakteristik responden, tingkat konsentrasi belajar, status hidrasi, status gizi. Pola konsumsi air, dan faktor lingkungan yang mempengaruhi konsentrasi. Penelitian dilakukan di SMP Unggulan Bina Insani Surabaya. Analisis data menggunakan uji statistic spearman/pearson dan chisquare dengan nilai α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara uang saku minum (P=0,047), dan pola minum (P=0,000) dengan status hidrasi sedangkan pada usia (P=0,522), dan status gizi (P=0,201) tidak ada hubungan dengan status hidrasi. Pada status hidrasi dengan tingkat konsentrasi belajar pada Siswa SMP Unggulan Bina Insani Surabaya tidak ditemukan hubungan (P=0.744). Hal ini dikarenakan tingkat konsentrasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh status hidrasi saja namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti kebisingan (P=0.000), teman yang mengajak bicara (P=0.001), fasilitas belajar (P=0.003), dan suhu ruangan (P=0.001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat konsentrasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh status hidrasi saja, melainkan dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kenyamanan siswa sehingga jika siswa tidak berada dalam lingkungan belajar yang diinginkan maka akan mempengaruhi kenyamanan dan konsentrasi belajar akan terganggu. Saran untuk pihak sekolah yaitu memberikan penyuluhan terkait pengertian, tanda, dampak, dan cara pencegahan dehidrasi pada siswa agar siswa dapat menghindari kejadian dehidrasi sehingga mengurangi resiko penurunan tingkat konsentrasi belajar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 319-17 Ern h
Uncontrolled Keywords: pola minum, remaja, status hidrasi, tingkat konsentrasi belajar
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ793-799.2 Youth. Adolescents. Teenagers
L Education
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
YUVIENTA ERNOVITANIA, 101311133064UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Sumarmi, Dr. S.KM., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 30 Oct 2017 20:59
Last Modified: 30 Oct 2017 20:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65167
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item