ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA PETANI PADI DI DESA METATU KECAMATAN BENJENG KABUPATEN GRESIK

IFRON MUCHTAROM, 101011164 (2017) ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA PETANI PADI DI DESA METATU KECAMATAN BENJENG KABUPATEN GRESIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (24kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 322-17 Muc a.pdf
Restricted to Registered users only until 31 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Petani merupakan kelompok kerja terbesar di Indonesia, sektor pertanian adalah salah satu sektor yang dalam proses kerjanya memiliki dampak positif dan negative. Dampak negatif muncul dikarenakan tenaga kerja selalu berinteraksi dengan lingkungan kerja yang banyak terdapat bahaya. Para petani berisiko tinggi mengalami cedera, sakit, dan jenis pekerjaan petani tergolong berat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja petani padi di Desa Metatu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. Berdasarkan dari sifat masalah dan analisa datanya, penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan cara pengambilan data secara observasi dan berdasarkan waktu penelitian, penelitian ini bersifat cross sectional. Data yang dipakai adalah data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari dari hasil observasi dan kuisioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari data profile desa. Penelitian ini dilakukan di Desa Metatu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. Responden dalam penelitian ini adalah petani padi berjumlah 32 orang, yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Kecelakaan kerja yang teridentifikasi paling banyak terjadi adalah luka padi tangan/ jari tangan sebanyak 14 kecelakaan. Pada penilaian risiko didapatkan tingkat bahaya tertinggi (high risk) pada tahap pekerjaan penyemprotan menggunakan bahan kimia. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan yakni pengendalian teknis dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar petani berjenis kelamin laki-laki, berusia >40 th, paling banyak berpendidikan terakhir SD/MI dan sebagian besar sudah bekerja sebagai petani selama 10-20 th. Tahapan pekerjaan petani yang berbahaya adalah pada tahap penyemprotan. Risiko yang paling tinggi pada pekerjaan petani adalah penyemprotan hama. Upaya pengendalian yang diutamakan adalah pemakaian alat pelindung diri pada tiap tahapan pekerjaan. Saran yang dapat diberikan kepada petani padi Desa Benjeng Kecamatan Metatu Kabupaten Gresik yakni memberikan pelatihan cara kerja yang aman dan selamat bagi semua petani, setiap tahapan pekerjaan diharapkan para petani menggunakan APD sesuai pekerjaan yang dilakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 322-17 Muc a
Uncontrolled Keywords: identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
IFRON MUCHTAROM, 101011164UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dwiyanti, Dra.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 30 Oct 2017 21:50
Last Modified: 30 Oct 2017 21:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65189
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item