HUBUNGAN PENERAPAN PERILAKU KADARZI DAN POLA KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG (Studi di Desa Salakkembang, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung)

SANTIK WIJAYANTI, 101311233059 (2017) HUBUNGAN PENERAPAN PERILAKU KADARZI DAN POLA KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG (Studi di Desa Salakkembang, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (24kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FKM. 331-17 Wij h.pdf
Restricted to Registered users only until 31 October 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keluarga sadar gizi merupakan program pemerintah yang bertujuan mengatasi masalah gizi. Terdapat 5 indikator yang menentukan keluarga sudah berperilaku Kadarzi atau belum. Indikator-indikator tersebut digunakan untuk mencegah terjadinya masalah gizi. Masalah gizi dapat dilihat secara langsung melalui status gizi seperti gizi kurang, kurus, dan pendek. Balita merupakan usia yang rawan mengalami masalah gizi. Masalah gizi juga dapat disebabkan karena tingkat asupan yang belum memenuhi kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan anatara perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) dan pola konsumsi dengan status gizi balita usia 24-59 bulan di Desa Salakkembang, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional analitik, menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebesar 72 balita dengan ibu sebagai responden. Sampel diambil secara acak menggunakan multistage random sampling. Pengumpulan data meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, food recall 2x24 jam, dan kuesioner perilaku Kadarzi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan keluarga yang berperilaku Kadarzi baik sebanyak 58,3% serta terdapat hubungan antara perilaku Kadarzi dengan status gizi balita BB/U (p=0,010) dan TB/U (p=0,000) namun tidak dengan BB/TB (p=0,368). Balita yang memiliki status gizi kurang sebanyak 11,1%, satus gizi pendek sebanyak 25% dan status gizi kurus 4,2%. Terdapat hubungan antara status gizi balita BB/U dengan tingkat asupan energi (p=0,039). Tingkat asupan mikronutrien vit. A, I, Fe dan Zn tidak berhubungan dengan status gizi. Tingkat asupan lemak, karbohidrat dan Fe sebagian besar kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik penerapan perilaku Kadarzi dan tingkat asupan karbohidrat yang baik maka semakin baik status gizi balita BB/U dan TB/U. Tingkat asupan energi yang cukup akan meningkatkan status gizi balita BB/U dan tingkat asupan protein yang cukup akan meningkatkan status gizi balita BB/TB. Sebaiknya diadakan penyuluhan mengenai Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) agar masyarakat mudah menerapkannya, terutama pada indikator makan beranekaragam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 331-17 Wij h
Uncontrolled Keywords: keluarga sadar gizi (Kadarzi), tingkat asupan, status gizi, balita
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SANTIK WIJAYANTI, 101311233059UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTriska Susila Nindya, S.KM., M.PH. (Nutr.)UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 30 Oct 2017 23:43
Last Modified: 30 Oct 2017 23:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65245
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item