PERBANDINGAN EFEK AKTIVITAS AKUT CROSSFIT ANNIE DENGAN METODE HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT) DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KADAR ASAM LAKTAT DARAH DAN HEART RATE

FAJAR EKA SAMUDRA, - (2017) PERBANDINGAN EFEK AKTIVITAS AKUT CROSSFIT ANNIE DENGAN METODE HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT) DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KADAR ASAM LAKTAT DARAH DAN HEART RATE. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (512kB) | Preview
[img] Text (full text)
TesisFajarPdf.pdf
Restricted to Registered users only until 1 November 2020.

Download (1MB)

Abstract

Salah satu jenis latihan fungsional yang sedang populer saat ini, CrossFit, dianggap sebagai salah satu jenis latihan untuk meningkatkan kebugaran anaerobik yang tepat untuk mengatasi masalah keterbatasan waktu. Penelitian ini menggunakan jenis latihan CrossFit Annie yang dilakukan dengan dua metode, yaitu HIIT dan circuit, dalam meningkatkan kadar asam laktat darah dan heart rate untuk mengetahui karakteristik dari dua jenis metode tersebut sebagai penanda tidak langsung untuk peningkatan kebugaran anaerobik pada jangka panjang. Metode penelitian ini menggunakan pretest-posttest group design, dengan sampel 14 orang dibagi secara random menjadi dua kelompok, K1 kelompok CrossFit Annie dengan metode HIIT, K2 kelompok CrossFit Annie dengan metode circuit. Data tes menunjukkan bahwa rerata kadar asam laktat segera setelah aktivitas fisik pada subjek dengan metode HIIT adalah sebesar 5,10±0,88 mMol/l dan pada metode circuit adalah 6,99±1,45 mMol/l. Hasil tes pada heart rate pada kelompok HIIT adalah 151,86±5,81 bpm (75% HRmax) 156.14±5,81 bpm (78% HRmax). Hasil uji t independen dengan taraf signifikansi p<0,05, delta kadar asam laktat darah K1 (Pretest – Posttest) dan delta kadar asam laktat K2 (Pretest – Posttest) adalah p = 0,012, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan kadar asam laktat darah pada kelompok HIIT dan circuit. Namun pada heart rate menunjukkan hasil p=0,576, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok HIIT dan circuit dalam peningkatan heart rate. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa metode circuit lebih meningkatkan kadar asam laktat darah dan heart rate pada fase akut sehingga lebih tepat dilakukan untuk meningkatkan kebugaran anaerobik jika dilakukan secara teratur pada jangka panjang

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKO 14/17 Sam p
Uncontrolled Keywords: crossfit, hiit, circuit, kadar asam laktat darah, heart rate
Subjects: R Medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
FAJAR EKA SAMUDRA, -UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHarjanto JM, Prof. Dr. , dr., AIFMUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 31 Oct 2017 23:16
Last Modified: 31 Oct 2017 23:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65373
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item