EFEKTIFITAS EKSTRAK HERBA MENIRAN (Phyllanthus niruri L) DALAM MENURUNKAN KADAR ASAM URAT PENDERITA HIPEURISEMIA DI WILAYAH BINAAN PUSKESMAS MULYOREJO SURABAYA

DZIKY ARISANDI, 151510483027 (2017) EFEKTIFITAS EKSTRAK HERBA MENIRAN (Phyllanthus niruri L) DALAM MENURUNKAN KADAR ASAM URAT PENDERITA HIPEURISEMIA DI WILAYAH BINAAN PUSKESMAS MULYOREJO SURABAYA. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FV PT 01-17 Ari e Abstrak.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FV PT 01-17 Ari e Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 3 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin didalam tubuh. Berlebihnya kadar asam urat di dalam darah dikenal dengan Hiperurisemia.Secara langsung, hiperurisemia merupakan faktor risiko penyakit gout, aterosklerosis, hipertensi, penyakit jantung, batu ginjal, dan gangguan tidur. Pada penelitian sebelumnya menunjukan kandungan dalam herba meniran yakni lignan dan flavonoid diketahui dapat menurukan kadar asam urat didalam darah secara praklinik. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui efek pemberian ekstrak herba meniran (Phyllanthus niruriL) dalam menurunkan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia. Penelitian ini memiliki desain penelitian One GroupPre Test-Post Test. Sample penelitian adalah penderita hiperurisemia di wilayah binaan Puskesmas Mulyorejo yang berjumlah 11 responden dengan menggunakan tehnik consecutive sampling. Responden diberikan ekstrak etanol 70 % herba meniran dengan dosis 600 mg yang diminum satu kali sehari pada pagi hari. Penelitian dilakukan pada tanggal 3 - 21 desember 2016. Evaluasi dilakukan pada hari ke 0 (Pretest), Hari ke 8 (Monitoring), hari ke 15 (Posttest) dan hari ke 17 tanpa perlakuan (Follow up). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas Saphiro-wilk dan Repeat Measures ANOVA untuk evaluasi berulang. Hasil penelitian menunjukan pemberian ekstrak etanol 70 % herba meniran dengan dosis 600 mg satu kali sehari selama 14 hari memiliki efek menurunkan kadar asam urat penderita hiperurisemia. Pada saat evaluasi pretest rerata kadar asam responden adalah 8,6 ± 1,2 mg/dl. Akan tetapi setelah responden diberikan perlakuan hasil evaluasi monitoring dan posttest turun menjadi 7,4 ± 1,1 mg/dl dan 6,7 ± 1,2 mg/dl. Saat evaluasi follow up rerata kadar asam urat reponden turun menjadi 6,6 ± 1,1 mg/dl. Ini menunjukan penurunan paling bermakna rerata kadar asam urat terjadi pada saat reponden mendapatkan perlakuan. Hal tersebut didukung dengan hasil uji RM – ANOVA dengan nilai P = 0,000 (P < 0,05) saat membandingkan hasil evaluasi pretest, monitoring, dan posttest. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol 70 % herba meniran dengan dosis 600 mg satu kali sehari selama 14 hari dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah penderita penderita hiperurisemia.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.PT.01/17 Ari e
Uncontrolled Keywords: Herba meniran, Asam urat, Hiperurisemia
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Alih Jenjang Pengobatan Tradisional
Creators:
CreatorsEmail
DZIKY ARISANDI, 151510483027UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Agus Sudjarwo, Prof. , drh., Ph.DUNSPECIFIED
ContributorBambang Poernomo S, Dr. ., drh., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 01 Jan 2018 18:25
Last Modified: 01 Jan 2018 18:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65677
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item