EFEK PEMBERIAN KOMBINASI MODIFIKASI MODISCO (MODIFIED DIETETIC SKIM AND COTTON SHEET OIL) DENGAN DEKOKTA TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB.) TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN ANAK USIA 6-9 TAHUN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH RENDAH

BASITHA ELLABIBA, 151510483030 (2017) EFEK PEMBERIAN KOMBINASI MODIFIKASI MODISCO (MODIFIED DIETETIC SKIM AND COTTON SHEET OIL) DENGAN DEKOKTA TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB.) TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN ANAK USIA 6-9 TAHUN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH RENDAH. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FV PT 09-17 Ell e Abstrak.pdf

Download (201kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FV PT 09-17 Ell e Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 3 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam bidang gizi yaitu gizi kurang dan gizi lebih, status gizi anak sekolah dasar merupakan gambaran apa yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Salah satu golongan yang memerlukan perhatian dalam konsumsi makanan dan zat gizi adalah anak usia sekolah (Yulni dkk, 2013). Salah satu cara untuk mengatasi berat badan kurang adalah dengan cara memberikan modisco (Modified Dietetic Skim and Cotton Sheet Oil). Komposisinya terdiri dari susu, margarin dan gula yang manfaatnya dapat menambah berat badan anak secara cepat dan merupakan salah satu kegiatan antisipasi terhadap dampak buruknya status gizi (Depkes RI, 1999). Salah satu cara lain untuk meningkatkan berat badan anak adalah dengan cara meningkatkan nafsu makan. Temulawak sudah dikenal secara luas dapat meningkatkan nafsu makan, temulawak merupakan salah satu komposisi dari jamu cekok yang secara turun temurun telah dipercaya memiliki efek meningkatkan nafsu makan dan berat badan (Limananti dan Triratnawati, 2003). Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kombinasi modifikasi modisco dengan dekokta temulawak (Curcuma xanthorrhiza) terhadap peningkatan berat badan anak usia 6-9 tahun dengan indeks massa tubuh rendah. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasy experimental design dengan menggunakan rancangan “pre-post test group design”. Penelitian dilakukan selama 3 minggu pada bulan Januari 2017 di SDN Pacar Keling IX/190 Surabaya dengan subjek penelitian sebanyak 26 anak usia 6-9 tahun dengan indeks massa tubuh rendah. Rerata peningkatan berat badan pada kelompok modifikasi modisco sebesar 0,72 Kg dengan SD 0,20; Sedangkan rerata peningkatan berat badan kelompok kombinasi modifikasi modisco dengan dekokta temulawak sebesar 2,03 Kg dengan SD 0,76. Dengan uji T, didapatkan hasil signifikan P=0,00 (P<0,05) pada kedua kelompok. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa, pemberian modifikasi modisco saja dan pemberian kombinasi modifikasi modisco yang diberikan 2 kali/hari dengan dekokta temulawak dengan dosis 2 gram/hari rimpang temulawak kering dapat meningkatkan berat badan anak usia 6-9 tahun dengan IMT rendah. Pemberian kombinasi modifikasi modisco dengan dekokta temulawak menunjukkan peningkatan berat badan lebih dibandingkan pemberian modifikasi modisco saja.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.PT.09/17 Ell e
Uncontrolled Keywords: Berat Badan, Modifikasi Modisco, Temulawak (Curcuma xanthorrhiza).
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Alih Jenjang Pengobatan Tradisional
Creators:
CreatorsEmail
BASITHA ELLABIBA, 151510483030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEdith Frederika P, S.KM., M.ScUNSPECIFIED
ContributorBambang Poernomo S, Dr. ., drh., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 01 Jan 2018 18:50
Last Modified: 01 Jan 2018 18:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65697
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item