PENATALAKSANAAN TERAPI MODALITAS SHORT WAVE DIATHERMY DAN TRANSCUTANEUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION PADA OSTEOARTHRITIS LUTUT

Surya Rachmawati, 151410213030 (2017) PENATALAKSANAAN TERAPI MODALITAS SHORT WAVE DIATHERMY DAN TRANSCUTANEUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION PADA OSTEOARTHRITIS LUTUT. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FV.FST.15.17 . Rac.p - ABSTRAK.pdf

Download (116kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FV.FST.15.17 . Rac.p - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 6 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Osteoarthritis adalah penyakit sendi degenerative yang idiopatik. Dan ditandai dengan perubahan kartilago sendi, adanya pembentukan osteofit, serta perubahan tulang subkondral. Osteoarthritis memiliki tanda dan gejala berupa nyeri yang menjadi keluhan utama pada setiap penderita, selain itu kaku pada sendi lutut, keterbatasan luas gerak sendi lutut, krepitasi pada sendi lutut, kelemahan dan atropi pada otot daerah sendi lutut, deformitas, serta gangguan fungsional terutama dalam gerakan kehidupan sehari-hari seperti berjalan. Pada osteoarthritis mempunyai klasifikasi yang terbagi menjadi 4 yaitu grade 1 (ragu-ragu), grade 2 (ringan), grade 3 (sedang), dan grade 4 (berat) Tindakan yang dapat dilakukan pada pasien yang mengalami osteoarthritis grade 4 adalah dengan mengurangi nyeri. Program fisioterapi yang dapat diberikan berupa terapi modalitas menggunakan SWD, TENS, serta edukasi. SWD merupakan alat terapi yang menggunakan energi elektromagnetik dan bertujuan memperbaiki sirkulasi pada darah, penurunan kekakuan sendi, tingkat relaksasi otot tertentu, serta menurunkan nyeri. TENS merupakan stimulasi energi listrik untuk merangsang sistem syaraf yang efektif untuk meredakan nyeri. Serta edukasi yang meliputi kompres es, latihan isometric, serta menghindari aktivitas yang memperburuk kondisi. Hal ini nertujuan agar pasien dapat melakukan aktivitas fungsional secara optimal dengan nyeri yang cukup sedikit. Hasil yang didapatkan setelah pasien melakukan program fisioterapi dengan modalitas berupa SWD dan TENS sebanyak 4 kali yang dipasang pada kedua lutut secara bergantian yaitu masih adanya penurunan luas gerak sendi pada kedua lutut, masih terdapat spasme pada otot quadriceps dan hamstring kanan kiri, namun bengkak atau oedema pada lutut kanan sudah berkurang, dan adanya sedikit penurunan skala nyeri walaupun tidak terlalu signifikan.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.FST.15/17 Rac p
Uncontrolled Keywords: Osteoarthritis, SWD dan TENS
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM695-893 Physical medicine. Physical therapy, Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Fisioterapi
Creators:
CreatorsEmail
Surya Rachmawati, 151410213030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPatricia Maria K, dr., Sp.KFR.UNSPECIFIED
ContractorLantjar Januwidodo, SST.Ft.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 29 Dec 2017 03:42
Last Modified: 22 Jan 2018 21:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65806
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item