HUBUNGAN JENIS DAN SEVERITAS PENYAKIT ALERGI DENGAN RISIKO GANGGUAN PSIKOSOSIAL DAN PERILAKU PADA ANAK

Pherenice Charisti, dr., 011181102 (2017) HUBUNGAN JENIS DAN SEVERITAS PENYAKIT ALERGI DENGAN RISIKO GANGGUAN PSIKOSOSIAL DAN PERILAKU PADA ANAK. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (full text)
TUGAS AKHIR. Pherenice Charisti, dr..compressed.pdf
Restricted to Registered users only until 6 November 2020.

Download (2MB)

Abstract

Penyakit alergi dikaitkan dengan gangguan psikososial dan perilaku. Beberapa literatur menyebutkan hubungan karakteristik alergi dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), Attention Deficit Hyperactive Disorder dan gangguan internalisasi. Belum ada penelitian tentang hal ini di Indonesia. Tujuan: Untuk mengevaluasi hubungan penyakit alergi dengan risiko gangguan psikososial dan perilaku. Metode: Anak alergi ≥4 tahun yang datang ke poli alergi/respirologi anak RSUD dr. Soetomo Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data demografis dan karakteristik alergi diambil dari rekam medis dan wawancara. Karakteristik alergi berupa jenis penyakit alergi, alergen, terapi dan tingkat keparahan alergi dicatat. Pengisian PSC-17 dan ACRS dilakukan oleh orangtua. Variabel tergantung berupa risiko gangguan psikososial dan perilaku dianalisis menggunakan uji Chi square dan regresi logistik dengan signifikansi p<0,05. Hasil: 153 subyek dianalisis dalam penelitian ini. Median usia 89 (48–216 bulan) dan proporsi laki-laki 58,2%. Alergi makanan dan rinitis alergi mendominasi penyakit alergi (94,8% dan 84,3%). Perawakan pendek menjadi faktor risiko internalisasi (OR=3,654, 95%CI=1,071–12,464), persalinan pervaginam berisiko eksternalisasi (OR=20,227, 95%CI=1,398–292,709), dan anggota keluarga merokok menjadi faktor risiko ADHD (OR=3,097, 95%CI=1,007–9,531). Dermatitis atopi berisiko gangguan atensi (OR=26,76, 95%CI=1,092–656,500), dan severitas asma persisten berisiko ADHD (OR=3,097, 95%CI=1,007–9,531). Faktor protektif ditunjukkan oleh pemberian cetirizine pada risiko eksternalisasi dan ADHD (OR=0,104, 95%CI=0,019–0,579 dan OR=0,279, 95%CI=0,082– 0,948).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IKA 18/17 Cha h
Uncontrolled Keywords: alergi, PSC-17, ACRS, risiko gangguan psikososial dan perilaku
Subjects: R Medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak
Creators:
CreatorsEmail
Pherenice Charisti, dr., 011181102UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAnang Endaryanto, Dr. , dr., SpA(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Nov 2017 22:51
Last Modified: 05 Nov 2017 22:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65838
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item