TERAPI LATIHAN DENGAN CORE STABILITY PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH MEKANIK

PURI DWI AGUSTIN, 151410213016 (2017) TERAPI LATIHAN DENGAN CORE STABILITY PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH MEKANIK. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FV.FST.32.17 . Agu.t - ABSTRAK.PDF

Download (127kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FV.FST.32.17 . Agu.t - SEC.PDF
Restricted to Registered users only until 6 November 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

6.1Kesimpulan Nyeri Punggung Bawah (NPB) adalah nyeri, ketegangan otot, atau kekakuan lokal di batas bawah kosta dan di atas lipatan inferior glutea, dengan atau tanpa sciatica (nyeri yang cenderung menjalar ke posterior paha dan tungkai yang disebabkan tekanan pada saraf sciatic), dan didefinisikan sebagai kronis ketika berlangsung selama 12 minggu atau lebih. Nyeri punggung bawah dapat mengakibatkan penurunan kekuatan otot, penurunan luas gerak sendi, penurunan fleksibilitas dan juga penurunan kemampuan fungsional. Penanganan yang tepat akan mempercepat proses penyembuhan. Memeriksakan diri ke dokter lalu ditunjang dengan adanya hasil foto X-Ray akan mendukung untuk pemberian bentuk terapi dan dosisnya. Rutin menjalankan terapi baik dengan modalitas maupun dengan latihan dapat mengurangi nyeri yang dirasakan dan meningkatkan problem-problem kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Edukasi yang tepat dengan memberitahu pasien untuk tetap latihan dirumah dengan latihan yang baik dan benar serta memberikan edukasi olahraga yang diperbolehkan akan mendukung untuk kesembuhan pasien, dan juga memberikan ramburambu untuk cara bangun dari tidur dan mengangkat barang yang ergonomis dapat mengurangi terjadinya nyeri yang berulang. Edukasi juga dapat diberikan berupa mengingatkan pasien untuk menjaga berat badannya, agar tidak memperberat nyeri yang dirasakan. 6.2Saran Bagi pasien nyeri punggung bawah atau bagi masyarakat umum hendaknya memperhatikan dalam hal perubahan posisi, misalnya posisi saat akan bangun tidur hendaknya dimulai dari menekuk kedua kaki dengan dilanjutkan memiringkan badan dan menurunkan kaki secara perlahan, barulah dapat untuk duduk. Begitupula saat mengambil barang yang dibawah hendaknya tidak langsung menekuk punggungnya untuk mengambil, akan tetapi dengan berjongkok terlebih dahulu lalu mengambil barang dan berdiri kembali. Gerakan yang ergonomis dapat mengurangi resiko cidera.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.FST.32/17 Agu t
Uncontrolled Keywords: Fisioterapi, nyeri punggung bawah, latihan
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM695-893 Physical medicine. Physical therapy, Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Fisioterapi
Creators:
CreatorsEmail
PURI DWI AGUSTIN, 151410213016UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAndriati, dr., Sp.KFRUNSPECIFIED
ContributorMuh. Aziiz Sukma W, S.Tr.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 29 Dec 2017 14:53
Last Modified: 29 Dec 2017 14:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65847
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item