PROGRAM REHABILITASI RAWAT INAP PADA PASIEN GAGAL JANTUNG

Tria Lasinia, 151410213004 (2017) PROGRAM REHABILITASI RAWAT INAP PADA PASIEN GAGAL JANTUNG. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FV.FST.43.17 . Las.p - ABSTRAK.pdf

Download (108kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FV.FST.43.17 . Las.p - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 7 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gagal jantung atau heart failure adalah keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompa darah ke jaringan untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Pasien dengan gagal jantung cenderung mengeluhkan beberapa hal saat melakukan aktivitas, misalnya timbul sesak napas, keringat dingin, jantung terasa berdebar kencang, dan lain sebagainya. Pasien dengan keluhan-keluhan tersebut saat beraktivitas kemudian membatasi aktivitasnya. Akibatnya, orang dengan gagal jantung mengalami penurunan kualitas hidup, menurunnya kemampuan beraktifitas, dan jika hal ini tidak ditangani maka akan bisa berakibat kematian. Fisioterapi memiliki peran yang penting dalam penanganan pasien dengan gagal jantung. Program rehabilitasi yang dilakukan dengan fisioterapi harus dilakukan sesuai fase-fase pada rehabilitasi jantung. Program latihan fisik rehabilitatif bagi penderita gagal jantung dan gangguan jantung lainnya bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas fisik tubuh, memberi penyuluhan pada pasien dan keluarga dalam membantu pasien untuk kembali dapat beraktivitas fisik seperti sebelum mengalami gangguan jantung. Pasien dengan gagal jantung atau gangguan jantung lagi menjalani rehabilitasi jantung dalam beberapa fase, salah satu fasenya ialah fase in-patient atau pada saat pasien masih dirawat di rumah sakit. Manfaat latihan fisik pada penderita gagal jantung pada fase in-patient diantaranya mengurangi efek samping fisiologis dan psikologis tirah baring, dapat dimanfaatkan untuk memonitor kondisi fisiologis penderita, serta mempercepat proses pemulihan dan kemampuan untuk kembali pada level aktivitas yang optimal. Pasien a.n Ny.M (48 tahun) dengan diagnosa RHD MSI berat + ASI berat + AF moderate + DCFC II telah menjalani fase rehabilitasi jantung in-patient di RSUD dr Soetomo, pada program ini dilakukan program pre op dan post op, dengan latihan yang terdiri dari breathing exercise, latihan batuk efektif, latihan mobilisasi sangkar toraks, latihan ankle pumping, latihan koreksi postur, latihan ambulasi bertahap, dan latihan endurance. Telah dilakukan program terapi sejak tanggal 19/05/2017 sampai dengan 30/05/2017 dan didapatkan hasil evaluasi yaitu pasien mampu melakukan six minutes walking test dengan hasil akhir 3,25 Mets.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.FST.43/17 Las p
Uncontrolled Keywords: Fisioterapi
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM695-893 Physical medicine. Physical therapy, Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Fisioterapi
Creators:
CreatorsEmail
Tria Lasinia, 151410213004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHening Laswati P,, Dr., dr., Sp.KFR (K)UNSPECIFIED
ContributorAkhmad Susiloaji, S.Tr.Kes, SKMUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 29 Dec 2017 15:08
Last Modified: 29 Dec 2017 15:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65892
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item