LATIHAN ENDURANCE PADA PASIEN PASCA OPERASI CORONARY ARTERY BYPASS GRAFT

Imroatul Mufidah, 151410213024 (2017) LATIHAN ENDURANCE PADA PASIEN PASCA OPERASI CORONARY ARTERY BYPASS GRAFT. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FV.FST.46.17 . Muf.l - ABSTRAK.pdf

Download (102kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FV.FST.46.17 . Muf.l - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 7 November 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infark miokard (IM) didefinisikan sebagai kematian sebagian jaringan miokardium akibat terjadinya iskemia dan anoksia. Secara umum, gejala klinis sama dengan angina pektoris, dengan rasa tekan yang ekstrim serta sesak pada area sternum. Selain itu, rasa sakit dapat menjalar ke rahang, punggung atas, dan bahu sisi kiri lebih sering daripada sisi kanan. Penyebab IM yaitu emboli koronaria, pembedahan arteri koronaria spontan, kelainan kongenital dari asal-usul koronaria, dan trombosis di arteri koronaria normal nonatherosclerotic. Tindakan Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) dilakukan ketika arteri koronaria telah benar-benar tersumbat atau jika tidak dapat dikoreksi dengan Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA), arthrectomy koronaria atau stenting. Cangkok pembuluh darah digunakan untuk revaskularisasi miokardium. Tindakan tersebut dapat menyebabkan problem penurunan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Problem utama yang dialami pasien IM adalah problem penurunan endurance yang diakibatkan oleh pembatasan dalam beraktivitas karena timbulnya gejala tersebut ketika beraktivitas. Program utama fisioterapi adalah latihan endurance untuk meningkatkan toleransi jantung serta tubuh secara umum terhadap aktivitas. Problem lain yang menyertai yakni penurunan kapasitas vital paru, penurunan chest expansion, keterbatasan luas gerak sendi akibat nyeri insisi, spasme otot sekitar bahu, serta postur yang buruk. Fisioterapi berperan dalam meningkatkan toleransi aktivitas, meningkatkan kemampuan fungsional paru, dan memperbaiki postur tubuh. Tindakan fisioterapi yang dilakukan adalah latihan endurance dengan latihan jalan terprogram, active breathing exercise, latihan mobilisasi thoraks, stretching excecise, latihan endurance dan koreksi postur.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.FST.46/17 Muf l
Uncontrolled Keywords: Infark Miokard, CABG, fisioterapi, latihan endurance
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM695-893 Physical medicine. Physical therapy, Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Fisioterapi
Creators:
CreatorsEmail
Imroatul Mufidah, 151410213024UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHening L. P, Dr., dr., Sp.KFR(K),UNSPECIFIED
ContributorAkhmad Susiloaji, SKM, STR.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 29 Dec 2017 15:12
Last Modified: 29 Dec 2017 15:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/65896
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item