ANALISIS FARMAKOEKONOMI PENGOBATAN ANTIHIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KEDURUS KOTA SURABAYA

Noviyanti Hanifah, NIM011311133133 (2017) ANALISIS FARMAKOEKONOMI PENGOBATAN ANTIHIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KEDURUS KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FK PD 254-17 Han a Abstrak.pdf

Download (559kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK PD 254-17 Han a Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 15 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM). Hipertensi menjadi masalah utama di masyarakat Indonesia maupun di Negara lain. Pada tahun 2025 diperkirakan terjadi kenaikan sebesar 60 % yang akan berpengaruh pada keadaan ekonomi.Tujuan pengobatan hipertensi adalah menurunkan angka kesakitan (morbilitas) penyakit kardiovaskular dan angka kematian (mortalitas). Penanganan utama adalah terapi non farmakologi yakni perubahan pola hidup.Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memiliki target yaitu seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan yang memadai pada tahun 2019 nanti.Sehingga diperlukan strategi pemilihan pengobatan yang memberikan outcome pengobatan yang rasional dengan mempertimbangkan cost-effectiveness(Wijayanti, Mukaddas, & Tandah, 2016).Pemilihan penggunaan obat selain mempertimbangkan dimensi aman-efektivitas-manfaat, juga perlu mempertimbangkan nilai ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran biaya dan efek obat anthipertensi pada penderita hipertensi rawat jalan di Puskesmas Kedurus Kota Surabaya. Metode: Metode penelitian deskriptif ini adalah pengambilan sampel dengan mengambil data rekam medis pasien hipertensi di Puskesmas Kedurus Kota Surabaya dengan terapi rawat jalan. Hasil: Hasil clinical outcome tekanan darah terkontrol, penggunaan obat tunggal captopril sebesar 65,91%, captopril (ACE Inhibitor) kombinasi HCT (diuretik thiazide) sebesar 52,94%. Hasil analisis farmakoekonomi dengan perhitungan ICER captopril (ACE Inhibitor) memiliki nilai - 155,9 dan captopril kombinasi Hydrochlorothiazide (diuretic thiazide) memiliki nilai -163,43. Kesimpulan: Penggunaan obat anti hipertensi berupa captopril (ACE Inhibitor) penggunaan tunggal atau captopril (ACE Inhibitor) kombinasi hydrochlorothiazide (diuretic thiazide) menghasilkan clinical outcome tekanan darah terkontrol dan menggambarkan efektivitas biaya yang dapat dijadikan alternatif lain dari hydrochlorothiazide.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.PD.254/17 Han a
Uncontrolled Keywords: Obat anti hipertensi, analisis farmakoekonomi, efektivitas biaya, clinical outcome
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Noviyanti Hanifah, NIM011311133133NIM011311133133
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNurina Hasanatuludhhiyah, dr., M.Si.UNSPECIFIED
ContributorSamsriyaningsih Handayani, dr., M.Kes., M.Ed., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 03 Jan 2018 16:22
Last Modified: 03 Jan 2018 16:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/66493
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item