PERANAN CARCINOEMBRYONIC ANTIGEN (CEA) DALAM MENILAI KEBERHASILAN TERAPI PEMBEDAHAN PADA KANKER KOLOREKTAL BERDASARKAN STADIUM

Anindya Widyasari, 011311133157 (2017) PERANAN CARCINOEMBRYONIC ANTIGEN (CEA) DALAM MENILAI KEBERHASILAN TERAPI PEMBEDAHAN PADA KANKER KOLOREKTAL BERDASARKAN STADIUM. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FK.PD.239.17 . Wid.p - ABSTRAK.pdf

Download (111kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FK.PD.239.17 . Wid.p - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 15 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan : Kanker kolorektal merupakan jenis kanker ketiga terbanyak di Indonesia. Penentuan stadiumnya diperlukan untuk menentukan tatalaksana terapi dimana terdapat empat macam stadium. Carcinoembryonic antigen (CEA) merupakan petanda serologis untuk memantau status kanker kolorektal, penentuan prognosis, monitoring keberhasilan terapi, mendeteksi kekambuhan dini dan penyebaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan evaluasi keberhasilan terapi pembedahan pada kanker kolon dan kanker rektum melalui pemeriksaan CEA pada tiap stadium. Metode : Penelitian deskriptif observasional dilakukan dengan menggunakan data sekunder penderita kanker kolorektal pra dan pasca pembedahan yang diperiksa CEAnya serta dirawat di RSUD dr Soetomo periode Januari 2015 hingga Desember 2016. Hasil : Sampel yang didapat dari penelitian ini sejumlah 48 penderita, dengan rentang umur terbanyak pada usia 41-60 tahun sebanyak 70,83%. Perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki (66,67% vs 37,33%). Stadium terbanyak yaitu stadium 4 sebanyak 43,75% diikuti stadium 3 sebanyak 41,67%, sisanya stadium 1 sebanyak 10,42% dan stadium 2 sebanyak 4,17%. Penurunan kadar CEA terbesar dijumpai pada stadium 4 sebesar 85%, diikuti stadium 2 sebanyak 53,5%, stadium 1 sebanyak 43,4% dan stadium 3 sebesar 33,1% namun secara statistik hanya penurunan pada stadium 3 yang bermakna. Pada stadium 1, terdapat perbedaan kadar CEA pra pembedahan dengan rerata 3,09 ng/mL (0,17-5,83 ng/mL) vs pasca pembedahan dengan rerata 1,75 ng/mL (0,84-3,14 ng/mL), stadium 2 kadar CEA pra pembedahan dengan rerata 3,82 ng/mL (0,15-7,48 ng/mL) vs pasca pembedahan dengan rerata 1,77 ng/mL (1,46-2,08 ng/mL), stadium 3 kadar CEA pra pembedahan dengan median 13,85 ng/mL (1,09-71,21 ng/mL) vs pascapembedahan dengan median 9,26 ng/mL (<0,5-68,23 ng/mL), stadium 4 kadar CEA pra pembedahan dengan median 183,77 ng/mL (0,54-2861 ng/mL) vs pascapembedahan dengan median 27,28 ng/mL (0,51-155,10 ng/mL). Terdapat penurunan kadar CEA dari total keseluruhan penderita yaitu sebesar 67%, yang kadar CEAnya tetap 12%, dan sebanyak 21% kadar CEAnya meningkat. Simpulan : Evaluasi keberhasilan terapi pembedahan pada kanker kolon dan kanker rektum melalui pemeriksaan CEA masih bervariasi pada masing-masing stadiumnya dimana kadar CEA mengalami penurunan bermakna pada stadium 3.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.PD.239/17 Wid p
Uncontrolled Keywords: Kanker kolorektal, CEA, prapembedahan, pascapembedahan, stadium
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
Anindya Widyasari, 011311133157UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBetty Agustina Tambunan, dr, SpPK (K)UNSPECIFIED
ContributorVicky S. Budipramana, Dr., dr., SpB-KBDUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 30 Dec 2017 23:52
Last Modified: 30 Dec 2017 23:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/66586
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item