EFEK PEMBERIAN +dalethyne TERHADAP EKSPRESI TNF-α (TUMOR NECROSIS FACTOR α) DAN JUMLAH ANGIOGENESIS LUKA PUNGGUNG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR YANG DIINFEKSI Pseudomonas aeruginosa

SEPTIN MAULUDIYANA, 091514353004 (2017) EFEK PEMBERIAN +dalethyne TERHADAP EKSPRESI TNF-α (TUMOR NECROSIS FACTOR α) DAN JUMLAH ANGIOGENESIS LUKA PUNGGUNG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR YANG DIINFEKSI Pseudomonas aeruginosa. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
TI. 09-17 Mau e abstrak.pdf

Download (125kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
TI. 09-17 Mau e fulltext.pdf
Restricted to Registered users only until 15 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pseudomonas aeruginosa adalah salah satu bakteri penyebab terbanyak infeksi nosokomial yang dapat terjadi pada luka. Apabila pemusnahan mikroba tidak sempurna, maka akan terjadi perpanjangan fase inflamasi dan pasien memasuki fase kronis, sehingga semakin sulit untuk disembuhkan. +dalethyne mengandung peroxide, anisidine, iodine, dan aldehyde yang merupakan senyawa antimikroba, sehingga +dalethyne berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian +dalethyne pada luka ditinjau dari segi imunologi. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental, post test control only design. Perlukaan dibuat pada punggung tikus putih (Rattus norvegicus) dan dibagi menjadi kelompok kontrol, kelompok luka dengan infeksi P. aeruginosa, serta kelompok +dalethyne (luka infeksi yang diberi +dalethyne). Tikus putih dikorbankan hari ke-4 dan ke-6, kemudian jaringan kulit diproses dan dilakukan pewarnaan imunohistokimia untuk mengetahui ekspresi TNF-α (Tumor Necrosis Factor α) dan hematoksilin-eosin untuk jumlah angiogenesis. Terjadi penurunan ekspresi TNF-α pada kelompok +dalethyne berdasarkan nilai median hari ke-4 ke hari ke-6 yang mengindikasikan bahwa tidak terjadi perpanjangan inflamasi. Jumlah angiogenesis pada kelompok +dalethyne lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok luka infeksi pada hari ke- 4, namun mengalami penurunan pada hari ke-6 yang dapat terjadi karena adanya infeksi sekunder. Dengan demikian, mekanisme kerja +dalethyne adalah dengan memusnahkan mikroba untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TI. 09-17 Mau e
Uncontrolled Keywords: +dalethyne, Pseudomonas aeruginosa, TNF-α, angiogenesis
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Imunologi
Creators:
CreatorsEmail
SEPTIN MAULUDIYANA, 091514353004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAgung Dwi Wahyu Widodo, Dr., dr., M.Si.UNSPECIFIED
ContributorYoes Prijatna Dachlan, Prof. Dr., dr., M.Sc., Sp.ParK(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 14 Nov 2017 22:35
Last Modified: 14 Nov 2017 22:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/66637
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item