PERBANDINGAN INTERPRETASI HASIL DETEKSI IgM ANTI Salmonella enterica serovar Typhi DENGAN PEMERIKSAAN TUBEX TF DAN TYPHIDOT-M PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA

ILHAM, 091324353002 (2017) PERBANDINGAN INTERPRETASI HASIL DETEKSI IgM ANTI Salmonella enterica serovar Typhi DENGAN PEMERIKSAAN TUBEX TF DAN TYPHIDOT-M PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
TI. 11-17 Ilm p abstrak.pdf

Download (134kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
TI. 11-17 Ilm p fulltext.pdf
Restricted to Registered users only until 15 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bakteri Salmonella enterica Serovar Typhi (S. typhi) merupakan bakteri Gram-negatif yang bersifat patogen fakultatif intraseluler, masuk ke dalam tubuh manusia dan menyebabkan penyakit infeksi sistemik akut yang disebut demam tifoid. Deteksi dini antibodi anti Salmonella enterica Serovar Typhi masih merupakan tantangan dalam penegakan diagnosis laboratorium demam tifoid. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan antara hasil deteksi kit TUBEX TF dan Typhidot-M pada pemeriksaan IgM anti Salmonella enterica Serovar Typhi pasien demam tifoid, menganalisis hubungan suhu tubuh dengan hasil pemeriksaan TUBEX TF, menganalisis hubungan suhu tubuh dengan hasil pemeriksaan Typhidot-M dan menganalisi tingkat kesesuaian hasil deteksi IgM dengan pemeriksaan TUBEX TF dengan Typhidot-M. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional, tiga puluh delapan sampel yang berasal dari pasien demam tifoid di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Hasil penelitian ini bahwa kit TUBEX TF menujukkan hasil 25 sampel (65.8%) positif dan 13 sampel (34.2%) negatif. Sedangkan kit Kit Typhidot-M menunjukkan hasil 23 (60.5%) positif dan 15 (39.5%) sampel negatif. Analisis statistik menunjukkan hasil nilai kappa: 0.887>0.75, kedua kit terdapat kesesuaian dengan tingkat kesesuaian sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kit Typhidot-M dapat digunakan sebagai diagnosis cepat bila kit TUBEX TF tidak tersedia. Untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk membandingkan hasil TUBEX TF dan Typhodot-M dengan menggunakan kultur darah sebagai diagnosis gold standar untuk deteksi IgM anti Salmonella enterica Serovar Typhi (S. typhi).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TI. 11-17 Ilm p
Uncontrolled Keywords: IgM, Salmonella enterica Serovar Typhi, TUBEX TF, Typhidot-M
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Imunologi
Creators:
CreatorsEmail
ILHAM, 091324353002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJusak Nugraha, Prof. Dr., dr., MS., Sp.PK (K),UNSPECIFIED
ContributorMarijam Purwanta, Dr., Dra., M.Sc., AptUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 14 Nov 2017 23:01
Last Modified: 14 Nov 2017 23:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/66650
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item