DESA WISATA BENDOSARI (Studi Deskriptif Mengenai Dampak Pengembangan Desa Wisata Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur)

GADIS KHANZA FITRIANTY, 151411413052 (2017) DESA WISATA BENDOSARI (Studi Deskriptif Mengenai Dampak Pengembangan Desa Wisata Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_FV.PW.72 17 Fit d.pdf

Download (198kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_FV.PW.72 17 Fit d.pdf
Restricted to Registered users only until 16 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengembangan pariwisata yang begitu pesat membuat jenis wisata baru bermunculan. Jenis wisata yang berbau alam mulai diminati, khususnya oleh wisatawan mancanegara. Jenis wisata ini meliputi agrowisata, wisata alam hingga desa wisata. Desa wisata merupakan jenis wisata yang belakangan ini diminati oleh wisatawan dari berbagai kalangan. Masyarakat sangat tertarik dengan adanya desa wisata, terutama masyarakat kota. Kabupaten Malang merupakan salah satu tempat wisata favorit di Jawa Timur karena udaranya yang sejuk. Begitu juga Desa Wisata yang terdapat di Kabupaten Malang sudah banyak bermunculan belakangan ini. Keberadaan desa wisata di Kabupaten Malang sangat sesuai dengan salah satu syarat desa wisata yaitu memiliki udara yang sejuk. Salah satunya adalah Desa Wisata Bendosari yang terletak di Kecamatan Pujon. Pengembangan yang terjadi tentu akan menimbulkan dampak, khususnya pada penduduk sekitar desa. Dampak yang ditimbulkan pun beragam. Mulai dari dampak ekonomi, sosial, budaya maupun lingkungan. Dampak sosial merupakan dampak yang paling terasa dari pengembangan sebuan desa wisata. Hal ini disebabkan karena keterlibatan penduduk setempat terhadap pengembangan desa wisata. Dampak sosial ini bisa berupa dampak positif ataupun negatif. Dampak sosial positif yang terjadi pada Desa Wisata Bendosari diantaranya transisi kesempatan kerja dari sektor pertanian ke sektor pelayanan dan kaum wanita memperoleh status baru dalam pengembangan desa wisata. Sedangkan dampak sosial negatif yang timbul antara lain terjadinya gap atau jarak antar penduduk serta penurunan interaksi sosial. Selain dampak sosial yang ditimbulkan, pengembangan desa wisata juga berdampak pada perekonomian. Dampak ekonomi positif dari pengembangan Desa Wisata Bendosari diantaranta adalah meningkatkan pendapatan serta membuka lapangan pekerjaan baru. Sedangkan dampak ekonomi negatif yag terjadi belum terlihat, namun ada beberapa hal yang merujuk pada dampak ekonomi negative yakni persaingan yang terjadi antar penduduk di sektor perdagangan. Dari beberapa dampak yang ditimbulkan diharapkan Desa Wisata Bendosari dapat berkelanjutan dan tentunya dapat menambah dampak positif serta melunturkan dampak negatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan narasumber masyarakat Desa Wisata Bendosari.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 FV.PW.72/17 Fit d
Uncontrolled Keywords: desa wisata, bendosari
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G154.9-155.8 Travel and state. Tourism
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Bisnis > D3 Kepariwisataan/Bina Wisata
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
GADIS KHANZA FITRIANTY, 151411413052UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Endah Nurhayati, Dr., S.Sos., MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 16 Nov 2017 23:42
Last Modified: 16 Nov 2017 23:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/66832
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item